Pantai Pangabatang, Pasir Putih dan Snorkeling

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 22 Agustus 2018 - 19:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 180 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (istimewa): Salah satu keindahan bawah laut di Pantai Pangabatang

Foto (istimewa): Salah satu keindahan bawah laut di Pantai Pangabatang

Maumere, SuaraSikka.com – Pantai Pangabatang di Desa Parumaan (bukan Desa Kojadoi) Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka, baru-baru ini makan korban. Seorang turis asal Australia, bernama Marridy Anne Solway dikabarkan meninggal karena tenggelam. Dugaannya, perempuan berjiwa seni itu sedang mengalami sakit yang mengganggu ketika melakukan snorkeling.
Marridy Anne Solway bersama Julie Naomi (Ilinois USA), Wojtwski Leah (Australia), Irene (Italia), Michael (Swiss), Nadj Ruth (Australia), dan Michael Elyse (Burton USA), mendatangi Pangabatang dalam tour mereka selama 10 hari mengelilingi Flores, sejak dari Labuan Bajo, Minggu (5/8).
Pantai Pangabatang menjadi salah satu pilihan destinasi dalam tajuk Tour Komodo Flores Marridy Anne Solway dan kawan-kawan. Objek wisata ini memang sangat digemari. Hampir setiap hari, ada saja turis domestik maupun mancanegara yang datang berkunjung ke sana. Pantai Pangabatang membersitkan keindahan pantai dan alam bawah lautnya, dengan pasir putih yang indah, serta pelbagai spot menarik di bawah laut.       
Bermain-main di bawah laut, itulah salah satu daya tarik Pantai Pangabatang. Tidak heran, perairan pantai ini digemari wisatawan asing yang hobby melakukan snorkeling. Mereka bisa berpindah-pindah dari satu spot ke spot yang lain, dengan pemandangan bawah laut yang sangat menakjubkan.
Bawah laut Pantai Pangabatang tidak habis-habisnya akan memberikan rasa penasaran bagi para penikmat snorkeling, diving, dan fotografer bawah laut. Para penikmat ini biasanya merasa tidak cukup hanya sekali datang ke Pantai Pangabatang.
Selain keindahan bawah laut, Pantai Pangabatang juga menampilkan sisi alamiah lain yang tidak kalah menarik. Pada salah satu bagian di tengah laut, ada tanah dasar laut yang bentuknya landai. Ketika air laut surut, akan tampak dengan jelas bentangan pasir putih yang indah dan menakjubkan. Pasir putih itu berbujur memanjang dari ujung ke ujung Pulau Pangabatang.
Turis-turis domestik atau lokal biasanya ke Pantai Pangabatang untuk menikmati bentangan pasir putih. Mereka ramai berselfie ria untuk mengabadikan momen temahal di Pantai Pangabatang. Mereka juga bisa berjalan-jalan di tengah laut, sambil menyaksikan ikan-ikan kecil yang berseliweran. Jika air hendak naik pasang, para turis lokal segera naik kembali ke kapal motor.
Untuk mencapai Pantai Pangabatang, tidak terlalu sulit. Dari Maumere bisa menggunakan transportasi darat sampai ke Dermaga Nangahale, kurang lebih 1 jam. Setelah itu bisa mengendarai kapal motor, membelah Laut Flores, selama kurang lebih 45 menit saja. Jangan lupa membawa bekal dalam perjalanan, karena di Pantai Pangabatang tidak ada fasilitas apapun.*** (eny)   

Berita Terkait

TKA SMP Digelar 6 April 2026, Ini Jumlah Soal, Materi, dan Waktu Pelaksanaannya
Koordinasi Dinas PKO dan Kemenag Sikka Tidak Efektif, Anggaran TPG THR dan Gaji 13 Kurang Rp 986 Juta Lebih
Hasil Audit Inspektorat Sikka, Fisik Puskesmas Tuanggeo Mentok di 55,79 Persen
Sikka dan Lembata Raih UHC Award Kategori Pratama
Bupati Sikka Lantik 17 Pejabat Eselon 2, Delapan OPD Masih Kosong
Isu Rotasi Mutasi di Sikka Menguat, Pelantikan Dikabarkan Sebelum Tutup Tahun
Wakil Ketua Komisi XIII Andreas Hugo Pareira Apresiasi Karya Jurnalistik Perspektif HAM
Manajemen RSUD TC Hillers Maumere Rencana Datangkan Dokter Residen

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:31 WITA

Napung Gete dan Jalan Panjang Kemandirian Pangan Kabupaten Sikka

Kamis, 2 April 2026 - 18:00 WITA

Optimalisasi Peran Pelabuhan Laurens Say Maumere dalam Mendorong Kemandirian Fiskal Daerah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:51 WITA

13 Lady Companion Antara Dugaan TPPO dan Realitas Pilihan Kerja di Dunia Hiburan Malam

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:35 WITA

Obligasi Daerah dan Masa Depan Kemandirian Fiskal NTT

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:45 WITA

APBD Kabupaten Sikka 2026: Sah Secara Formal, Lemah dalam Keberpihakan pada Kepentingan Rakyat

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:08 WITA

Mengenang Anand Krishna, Seorang Pelintas Batas

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:03 WITA

KPA Harusnya Jatuhkan Sanksi Administrasi kepada Tersangka John Bala, dan Tidak Berlindung di Balik Imunitas Advokat

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:06 WITA

Sepucuk Surat, Satu Nyawa, dan Negara yang Diam dalam Potret Pahit Pendidikan di NTT

Berita Terbaru

Ilustrasi

Daerah

Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:25 WITA