Mensos Idrus Marham Mundur, Jokowi Lantik Agus Gumiwang

0
133
Mensos Idrus Marham Mundur, Jokowi Lantik Agus Gumiwang
Foto: Idrus Marham
Jakarta-SuaraSikka.com: Presiden Joko Widodo, Jumat (24/8) petang tadi melantik Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Menteri Sosial. Dia menggantikan Idrus Marham yang memilih mundur karena menjadi tersangka dugaan menerima suap.
Idrus Marham tiba di Istana Negara, Jumat (24/8), sekitar pukul 10.30 Wita. Mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu tidak memberi tahu tujuan kedatangannya. Dia akhirnya mengakui menyampaikan surat pengunduran diri kepada presiden.
Dia juga menyampaikan keputusan itu diambil karena telah menerima surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) KPK pada Kamis (23/8) kemarin. Sebelumnya Idrus sudah beberapa kali diperiksa KPK sebagai saksi terkait kasus kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 di Provinsi Riau.
Setelah menerima surat pengunduran diri Idrus, kemudian Presiden Jokowi memutuskan menunjuk Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Menteri Sosial. Presiden Jokowi langsung melantik Agus sebagai menteri sekitar pukul 15.20 WIB di Istana Negara, Jakarta.
“Tidak ada (nama lain), karena Pak Idrus Marham mengundurkan diri tadi pagi. Dan Pak Presiden memutuskan tadi pagi. Jadi tidak ada nama-nama lain,” kata Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, sebagaimana dirangkum dari berbagai informasi.
Agus Gumiwang Kartasasmita sendiri mengaku baru mendapat kabar untuk menjadi Mensos dari pihak Istana Kepresidenan pada pukul 13.00 WIB, atau dua jam sebelum pelantikan. Sebelum ada kabar dari Istana, Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto sudah meminta Agus Gumawang untuk bersiap-siap.
“Saya 11.45 WIB ditelpon Ketum saya, Pak Airlangga. Menyampaikan untuk saya siap-siap diminta datang ke kantor beliau, dengan jas, dengan kopiah,” tambah dia.
Setelah tiba di kantor Airlangga, Agus diberitahu bahwa dirinya akan dilantik sebagai Menteri Sosial. Kemudian pihak protokoler Istana memberitahukan terkait pelantikan tersebut. Akibat pelantikan yang mendadak, Agus Gumiwang tidak didampingi istri dan anak. Istri Agus Gumawang sedang mengantar anaknya sekolah ke luar negeri. Para pejabat yang hadir pada pelantikan juga terbilang lebih sepi dibandingkan pelantikan para pejabat negara biasanya.
Mensos Idrus Marhan Mundur, Jokowi Lantik Agus Gumiwang
Presiden Joko Widodo memberikan selamat kepada Agus Gumiwang Kartasasmita yang baru saja dilantik menjadi Menteri Sosial
Prosesi pelantikan Agus Gumiwang diawali pembacaan Surat Keputusan Presiden Nomor 148 p Tahun 2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Sosial dalam Sisa Masa Jabatan Tahun 2014-2019 oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Cecep Sutiawan.  Setelah itu, Agus Gumawang mengucapkan sumpah jabatan dipimpin langsung Presiden Jokowi. Sepanjang pengucapan sumpah jabatan itu, Agus didampingi rohaniwan yang menumpangkan Al Quran di atas kepala Agus.
KPK menetapkan Idrus Marham sebagai tersangka. Idrus diduga menerima suap bersama-sama dengan tersangka Eni Maulani Saragih. Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Jumat (24/8), menjelaskan dalam proses penyidikan, ditemukan fakta baru, bukti, keterangan saksi, surat dan petunjuk dan dilakukan penyelidikan baru dengan satu orang tersangka, yaitu atas nama IM Menteri Sosial.
Idrus Marhan disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP atau Pasal 56 ke-2 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.
Sebelumnya, KPK menetapkan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek pembangkit listrik 35 ribu megawatt. Eni diduga menerima suap atas kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 di Provinsi Riau. Eni diduga menerima suap sebesar Rp 500 juta yang merupakan bagian dari commitment fee 2,5 persen dari nilai proyek kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1.
Commitment fee tersebut diberikan Johannes Budisutrisno Kotjo, pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited. Dalam kasus ini KPK juga menetapkan Johannes sebagai tersangka karena memberikan suap kepada Eni. KPK menduga penerimaan suap sebesar Rp 500 juta merupakan penerimaan keempat dari Johannes. Total nilai suap yang diberikan Johannes kepada Eni sebesar Rp 4,8 miliar.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini