Megaproyek Kantor Bupati Sikka Rp 29 Miliar Tidak Dapat Dilanjutkan

1
163
Megaproyek Kantor Bupati Sikka Rp 29 Miliar Tidak Dapat Dilanjutkan
Bangunan Kantor Bupati Sikka di Jalan Eltari yang dibiarkan terlantar oleh kontraktor pelaksana PT Palapa Sentosa Kupang
Maumere-SuaraSikka.com: Pembangunan Kantor Bupati Sikka di Jalan Eltari senilai Rp 29 miliar lebih akhirnya tidak dapat dilanjutkan tahun ini. Megaproyek itu baru akan dilanjutkan kembali tahun depan.
Metsen selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) yang ditemui di ruang kerjanya, Kamis (18/10), menjelaskan realisasi pengerjaan proyek tersebut sudah mencapai 84,53 persen sebagaimana hasil audit Inspektorat Kabupaten Sikka. Pembangunan lanjutan yang harus diselesaikan yakni sebesar 15,47 persen.
Untuk pengerjaan lanjutan, maka perlu ada perubahan nomenklatur melalui APBD Perubahan 2018. Diperkirakan APBD perubahan baru bisa ditetapkan pada akhir Oktober 2018. Jika itu terjadi, pelelangan pekerjaan lanjutan baru akan dilaksanakan pada November 2018. Kondisi ini akan tidak sehat karena waktu pengerjaan hanya bulan Desember 2018 saja.
“Jadi dari sisi waktu sepertinya tidak mungkin untuk melanjutkan pekerjaan. Jadi lanjutan pekerjaan nanti akan diluncurkan pada tahun 2019,” ujar Metsen.

Berita Terkait:


Pembangunan Kantor Bupati Sikka ini dilaksanakan dengan sistem multiyeras sejak 7 Oktober 2016 hingga 28 Desember 2017. Proyek ini dikerjakan oleh PT Palapa Kupang Sentosa. Setelah jatuh tempo, proyek ini belum selesai juga. Metsen memberikan tambahan waktu 50 hari kerja.
Tambahan waktu ini pun tidak bisa diselesaikan. Lalu tiba-tiba saja sekitar akhir Februari 2018 sudah tidak ada aktifitas pekerjaan di lokais proyek. Setelah ditelusuri ternyata kontraktor pelaksana sudah angkat kaki. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sikka Thomas Agustinus Lameng memastikan kontraktor pelaksana mengalami kesulitan dana.
Alhasil pembangunan megaproyek ini pun berhenti sementara sambil menunggu hasil audit Inspektorat. Namun setelah hasil audit keluar, pembangunan tidak bisa dilanjutkan karena masalah waktu.*** (eny)

KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini