Dua Buruh Jaringan Telkom Tewas Kesetrum Listrik

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 30 Oktober 2018 - 21:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 52 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat kepolisian dibantu masyarakat menurunkan tiang jaringan telekomunikasi di depan Toko Agung Jalan Don Thomas Maumere, Selasa (30/10)

Aparat kepolisian dibantu masyarakat menurunkan tiang jaringan telekomunikasi di depan Toko Agung Jalan Don Thomas Maumere, Selasa (30/10)

Maumere-SuaraSikka.com: Aparat keamanan dari Polres Sikka dibantu masyarakat menurunkan sebuah tiang jaringan kabel telekomunikasi yang berdiri di depan Toko Agung, Jalan Don Thomas Maumere, Selasa (30/10) petang. Gara-gara pemancangan tiang jaringan tersebut, dua buruh tewas seketika karena kesetrum listrik tegangan tinggi.
Dua pekerja yang tewas itu adalah Mikael Moa Bero, warga asal Desa Waipare Kecamatan Kewapante Kabupaten Sikka yang sudah lama tinggal di Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara. Dan korban lainnya adalah  Jusman Burhan Wadan, warga asal Solor Kabupaten Flores Timur.
Pemancangan tiang jaringan telekomunikasi itu dilakukan secara manual, tanpa alat pengaman. Di bagian atas melintang kabel listrik tegangan tinggi. Saat tiang jaringan tersebut ditanam, bagian ujungnya menyentuh kabel listrik. Spontan terjadi hubungan pendek yang mengalirkan arus listrik berkekuatan tinggi.
Soleman Tetu, salah seorang saksi mata mengatakan mereka sebanyak enam orang yang terlibat memancang tiang jaringan telekomunikasi. Selain dua korban tewas, yang juga ikut terlibat adalah Sarif Udin, Dani, dan Saverinus. Mereka menyadari ada kabel listrik tegangan tinggi yang melintang persis dekat tiang yang akan dipancang.
“Memang kami tahu ada kabel listrik di atasnya. Makanya bagian atas tiang kami bungkus dengan dos bekas air minum. Waktu kami pancang, ternyata tiang menyentuh kabel, dan terjadi setrum. Dua teman ini terpelanting. Mereka langsung dibawa ke rumah sakit. Tadi saya dengar katanya sudah meninggal,” cerita laki-laki asal Kabupaten Timor Tengah Selatan ini yang ditemui Polres Sikka.
Pantauan media ini di depan Toko Agung sekitar pukul 17.30 Wita, polisi sudah memasang garis polisi. Sejumlah aparat keamanan sedang menurunkan tiang jaringan telekomunikasi. Wakapolres Sikka Kompol iwan Iswahyudi dan Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Heffri Dwi Irawan tampak ada di lokasi tempat kejadian perkara. Banyak masyarakat yang mendatangi lokasi. Satuan Lantas Polres Sikka terpaksa mengamankan arus lalulintas yang cukup ramai saat itu.
Sementara itu di UGD RSUD TC Hillers Maumere, badan dua korban ini sudah ditutupi dengan kain warna ungu. Tampak keluarga dari korban Mikael Moa Bero sedang berkoordinasi dengan perawat di UGD. Tidak lama berselang, perawat  membawa korban ke kamar jenazah.
Di Polres Sikka, polisi sedang mengambil keterangan dari 4 pekerja yaitu abubakar Eli, Soleman Tetu, Sarif Udin, dan Murry Mahsuri, dan seorang bernama Rahmat Samsudin yang berperan sebagai pengawas. Saat terjadinya peristiwa ini, Rahmat samsudin mengaku tidak berada di tempat karena sedang kembali ke kos untuk mandi.
Para pekerja ini bernaung di bawah PT Percon Summa yang merupakan kontraktor pelaksana pemasangan tiang jaringan telekomunikasi di Kota Maumere. Informasi dari Rahmat Samsudin, perusahaan ini akan memasang kurang lebih 200 tiang jaringan telekomunikasi. Pemasangan baru mulai dilaksanakan hari ini, di mana pada pemasangan tiang yang kedua langsung terjadi kecelakaan kerja.*** (eny)
Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru