Robby Idong Bongkar Strategi Penempatan Jabatan

0
979
Robby Idong Bongkar Strategi Penempatan Jabatan
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo didampingi Kepala Dinas Kopperindag Lukman saat mengunjungi Pasar Alok beberapa waktu lalu
Maumere-SuaraSikka.com: Wacana tentang mutasi jabatan hingga munculnya isu calo jabatan, membuat Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo sedikit kesal bercampur lucu. Dia pun membongkar strategi penempatan jabatan yang akan dilakukan ke depan .
Dari pada semua berspekulasi soal mutasi, Robby Idong menegaskan mutasi jabatan akan dilaksanakan pada April 2019 mendatang. Prosesnya akan dimulai sejak Januari 2019. Untuk itu dia ingatkan agar tidak meminta jabatan melalui tim sukses atau keluarga.
“Nanti bulan April saja sekalian. Yah ini dari pada semua orang berspekulasi. Sejak Januari kita sudah tes. Yang gila jabatan silakan ikut tes,” ujar Robby Idong di Capa Resort, Kamis pekan lalu.

Berita Terkait:


Untuk mendapatkan pejabat yang tepat pada sebuah jabatan, Robby Idong akan menggunakan mekanisme fit and proper test, yang besar kemungkinan  dia lakukan sendiri. Sebelum fit and proper test, dia akan meminta Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) mengusulkan tiga nama  yang cocok untuk sebuah jabatan. Robby Idong akan menyeleksi tiga pejabat yang diusulkan, untuk mendapatkan satu pejabat yang terbaik.
Mekanisme ini tidak berhenti sampai di situ. Robby Idong masih membuka ruang kepada pejabat lain untuk beradu dengan pejabat terbaik hasil fit and proper test tahap pertama. Pejabat mana yang kemudian menjadi terbaik, itulah yang akan dilantik.
“Baperjakat akan cari tiga nama, kemudian saya panggil tiga orang itu, dan tes. Siapa yang terbaik engkau saya lantik. Tetapi satu minggu sebelum lantik, saya buka lagi untuk umum. Kalau ada ASN merasa lebih pintar dari orang yang mau dilantik, silakan, saya uji mereka dua. Siapa yang lebih hebat, lebih cakap, itu yang saya lantik,” terang dia.
Robby Idong mengatakan dia sangat menginginkan jabatan-jabatan yang tersedia di Pemkab Sikka ditempati oleh ASN yang berkualitas tinggi. Karena menurut dia, Kabupaten Sikka ini gagal dalam reformasi birokrasi jika dibandingkan dengan kabupaten lain. Karena itu dia mengaku tidak segan-segan mencari pejabat dari luar jika sumber daya manusia yang dia butuhkan di daerah ini tidak tersedia.
“Contoh di PU, bangun Kantor Bupati yang multiyears saja tidak bisa selesai. Bahkan ada proyek bodong pun dikerjakan. Puskesmas-puskesmas dibangun tidak selesai. Itukah aparatur yang hebat? Saya akan cari SDM yang terbaik. Kalau saya tidak temukan di sini, saya akan cari dari luar,” ujar mantan Camat Nele itu.
Belakangan ini isu pengisian lowongan dan mutasi beredar luas di media sosial dan di tengah masyarakat. Selain itu muncul juga wacana tentang calo jabatan. Namun Robby Idong menepis semua wacana tersebut. Dia mengaku baru akan melakukan mutasi pada April 2019.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini