Dikunjungi Kapolres Sikka, Ibu Korban Menangis Histeris

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 9 Januari 2019 - 10:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 13 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang mengunjungi rumah korban tewas longsoran tanah di Desa Hale Kecamatan Mapitara Kabupaten Sikka, Senin (7/1)

Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang mengunjungi rumah korban tewas longsoran tanah di Desa Hale Kecamatan Mapitara Kabupaten Sikka, Senin (7/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Isak tangis meledak dari rumah duka kakak beradik korban tewas longsoran tanah di Dusun Watuwolot Desa Hale Kecamatan Mapitara Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Senin (7/1). Maria Diligensi, ibu kandung Petrus Afriandi, 10 tahun, dan Emanuel Jefrianto, 8 tahun, menangis histeris saat dikunjungi Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang.
Rumah duka itu berada di RT/RW 003/002, yang jaraknya kurang lebih 100 meter dari lokasi kejadian. Untuk sampai ke rumah duka, harus menaiki tangga alam dari tanah merah dan batu. Melangkahnya harus hati-hati karena jalanan yang licin menyusul hujan beberapa hari di wilayah itu.
Mengetahui kehadiran Kapolres Sikka, Maria Diligensia langsung menangis histeris. Dia hanya berdiri di depan pintu masuk rumah, didampingi beberapa anggota keluarga. Tampak istri Laurentius Kuin ini mengenakan kain sarung yang menutup bagian belakang kepala. Tidak ada satu kata pun yang keluar dari mulutnya, kecuali isak tangis yang mengharukan.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Usai evakuasi korban tewas tanah longsor, Rickson Situmorang yang didampingi Wakapolres Sikka Kompol Iwan Iswahyudi dan Kepala Basarnas Maumere I Putu Sudayana serta sejumlah perwira di Polres Sikka, mendatangi rumah duka. Selain di rumah dua kakak beradik, Rickson Situmorang juga menyambangi rumah duka Silverius Silik, 11 tahun, sekitar 150 meter dari rumah duka yang pertama.
Kepada keluarga korban Rickson Situmorang menyampaikan belasungkawa dari Polres Sikka. Dalam kunjungan duka itu, dia juga menyerahkan bantuan berupa uang, beras, air mineral, dan makanan ringan. Rickson Situmorang berharap bantuan seadanya itu bisa bermanfaat untuk kebutuhan keluarga korban.
Sebagaimana diketahui, tiga anak menjadi korban tewas penambangan pasir setelah terjadi longsoran tanah di tempat itu, Senin (7/1) . Mereka adalah dua kakak beradik atas nama Petrus Afriandi dan Emanuel Jefrianto. Satunya lagi yakni Silferius Silik, 11 tahun, masih ada hubungan saudara dengan 2 anak yang tewas. Sementara yang dalam keadaan kritis adalah Marselinus Moa alias Doli, 20 tahun.
Peristiwa longsoran yang terjadi pada pukul 08.30 Wita ini menggemparkan Desa Hale. Warga masyarakat sempat membantu evakuasi 3 korban, di mana 2 anak dinyatakan tewas di tempat, sedangkan 1 lagi segera dibawa lari ke rumah sakit. Korban yang terakhir juga dalam keadaan tewas, dievakuasi oleh petugas evakuasi dari Basarnas Maumere, TNI dan Polri, serta Tagana Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru