Perjuangan Ibu Hamil Seberangi Kali Magerepu

0
261
Perjuangan Ibu Hamil Seberangi Kali Magerepu
Upaya evakuasi ibu hamil melewati gelagar darurat di Kali Magerepu, Selasa (29/1)
Maumere-SuaraSikka.com: Putusnya jembatan darurat di Magerepu, Selasa (29/1), membuat arus transportasi pun lumpuh. Seorang ibu yang dalam keadaan hamil pun terpaksa berjuang menyeberangi Kali Magerepu. Dia dibantu Kapolsek Nita dan seorang warga.
Ibu hamil ini merupakan warga Kecamatan Kota Baru Kabupaten Ende. Dia dirujuk ke RSUD TC Hillers Maumere. Dari Kota Baru, ibu hamil ini didampingi beberapa petugas medis. Mereka menumpang sebuah mobil ambulance.
Banjir bandang yang menganyutkan jembatan darurat di Dagemage dan Magerepu, kendaraan roda empat dan selebihnya tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Maumere.  Mobil ambulance terpaksa berhenti di seberang jalan. Dan ibu hamil ini kemudian harus nekad menyeberangi kali.

Berita Terkait:


Didampingi petugas medis, ibu hamil ini diseberangkan melewati sebuah gelagar yang maih terbentang di jembatan darurat Dagemage. Penyeberangan darurat ini tidak terlalu berbahaya, karena gelagar itu masih cukup kuat, bahkan masih sanggup dilewati kendaaan roda dua.
Setelah menyeberangi Dagemage, ibu hamil ini harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 100 meter, untuk menyeberangi lagi Kali Magerepu. Bersyukur saat ibu hamil ini hendak melintas, kondisi penyeberangan darurat sudah sedikit agak lebih baik dari beberapa jam sebelumnya. Seorang operator alat berat, berhasil membentang tiga buah gelagar untuk menghubungkan jalan yang putus guna melancarkan penyeberangan manusia.
Penyeberangan ibu hamil ini berlangsung dramatis, dibantu Kapolsek Nita Sungkono dan seorang warga. Ibu hamil ini berjalan di gelagar bagian tengah, dipandu Sungkono yang berjalan di gelagar sebelahnya. Sementara seorang warga berjalan di gelagar lain, sambil menenteng botol infus yang masih tesambung ke tangan ibu hamil.
Jarak penyeberangan kurang lebih 10 meter. Ketiganya melangkah dengan sangat hati-hati, disaksikan ratusan warga masyarakat yang berada di dua ujung jalan. Kondisi gelagar masih licin akibat terbenam banjir. Sebelumnya seorang pelintas sempat terpeleset akibat licinnya gelagar, untung saja tidak jatuh ke kali.
Pantauan media ini, tampak wajah tegang pada ibu hamil itu. Dia benar-benar pasrah dengan kondisi yang harus dia alami. Lepas dari penyeberangan darurat ini, ibu hamil itu langsung diantar menuju salah satu angkutan pedesaan untuk dibawa ke RSUD TC Hillers Maumere.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini