Program JKN-KIS Menjamin Empat Kali Persalinan Yohana

0
72
Program JKN-KIS Menjamin Empat Kali Persalinan Yohana
Yohana Vascalina menunjukkan kartu KIS yang dirasakan sangat bermanfaat dan membantunya dalam urusan biaya persalinan dan penyakit lainnya
Maumere-SuaraSikka.com: Yohana Vascalina, perempuan berusia 33 tahun itu tampak lega dan gembira. Pada Januari 2019 lalu, dia baru saja melahirkan anaknya yang keempat di Puskesmas Kota Maumere. Proses persalinan empat anaknya mendapat jaminan BPJS Kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Warga Kelurahan Nangalimang Kecamatan Alok Kabupaten Sikka Propinsi NTT ini patut bersyukur karena program ini sangat membantu masyarakat. Dan karena manfaat yang besar itu, dia pun akan segera mendaftarkan anaknya sebagai peserta JKN-KIS. Sesuai Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018, anak yang baru dilahirkan bisa diproses pendaftaran dalam waktu 28 hari terhitung sejak dilahirkan.
“Senang sekali, semua berjalan dengan lancar dan sukses. Tenaga medis sigap membantu proses kelahiran anak saya. Dari masa kontrol saya sudah menggunakan KIS, jadi saya tidak perlu pikirkan biaya lagi. Bahkan untuk persalinan pun tidak ada beban biaya,” ujar dia.
Pengalaman berkesan dan menggembirakan ini, sudah sepantasnya diketahui masyarakat secara luas. Karena itu Yohana Vascalina pun berbagi pengalaman ini, agar JKN-KIS bisa dirasakan manfaatnya oleh semua orang di Indonesia.
Perempuan ini adalah istri dari seorang aparatur sipil negara di Pemkab Sikka. Dia sudah lama dibekali program jaminan kesehatan dari kantor tempat suaminya bekerja. Dia mengenal program ini sejak masih bernama Askes.  Selama beberapa tahun itu dia merasakan banyak pengalaman dalam urusan pembiayaan kesehatan. Salah satu yang sangat dia rasakan yakni biaya persalinan yang dijamin oleh JKN-KIS.
“Kita cukup membawa kartu KIS ke fasilitas kesehatan, maka semua dapat terjamin pembiayaannya, yang penting sesuai prosedur yang sudah ditetapkan,” ujar dia.
Menurut dia, sudah cukup banyak masyarakat yang merasakan manfaat JKN-KIS, terutama masyarakat yang kurang mampu. Ini membuktikan bahwa Program JKN-KIS benar-benar terobosan yang penting di bidang kesehatan. Semoga program ini terus berlangsung dan berkesinambungan,” harap dia.
KIS diluncurkan Presiden Joko Widodo pada tanggal 3 November 2014. Ini merupakan sebuah kartu sakti yang diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu untuk bisa mendapatkan pelayanan berobat gratis. KIS berfungsi untuk memberikan jaminan kesehatan khusus bagi yang warga miskin yang kurang mampu. Dana yang didapat dari KIS merupakan subsidi dari pemerintah melalui APBN.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini