Penderita Sakit Jiwa Gantung Diri di Pohon Nangka

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 13 Mei 2019 - 19:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 21 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus gantung diri kembali terjadi di Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Maria Klara Gondelina, 51 tahun, seorang penderita sakit jiwa,  ditemukan tewas gantung diri di pohon nangka, Minggu (12/5). Korban diketahui sempat menghilang sejak Sabtu (11/5).
Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang yang ditemui Senin (13/5) di ruang kerjanya, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi di Dusun Glak Desa Hale Kecamatan Mapitara. Korban telah dimakamkan pagi tadi.
Rickson Situmorang menjelaskan peristiwa ini diketahui Minggu (12/5) sekitar pukul 15.00 Wita, menyusul laporan Kepala Desa Hale Albertus Ruben melalui telepon selular kepada anggota piket jaga SPKT Polsek Bola. Aparat kepolisian pun langsung turun ke lokasi kejadian di kebun milik korban di Dusun Glak Desa Hale, sekitar 2 kilometer dari rumah korban.
Keterangan yang disampaikan Rickson Situmorang bahwa pada Sabtu (11/5) sekitar pukul 08.00 Wita, suami korban bernama Bonefonsius Benyamin meninggalkan rumah dan berangkat ke Maumere. Sementara anak kandung korban bernama Viktorius Nong Elwis, 26 tahun, pagi itu berangkat ke kebun. Korban pun ditinggalkan sendirian di rumah.
Bonefonsius Benyamin kembali lagi ke rumah sekitar pukul 17.00 Wita. Demikian juga Viktorius Nong Elwis pilang ke rumah pada sore harinya. Sesampai di rumah, bapak beranak ini tidak nelihat keberadaan korban di rumah. Keduanya lalu berupaya mencari di rumah-rumah tetangga di kampung itu. Namun upaya pencarian tidak berhasil. Mereka pun bersepakat melanjutkan pencarian pada keesokan harinya.
Pada Minggu (12/5) pukul 09.00 Wita Bonefonsius Benyamin bersama Viktorius Nong Elwis kembali melanjutkan pencarian. Keduanya menyusuri kebun-kebun yang berada di kampung itu. Pada pukul 14.10 Wita, Bonefonsius Benyamin dan Viktorius Nong Elwis menemukan korban dalam posisi tergantung di pohon nangka, di kebun milik korban. Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal.
“Korban menggantungkan diri pada pohon nangka, menggunakan seutas tali nilon warna biru yang panjangnya kurang lebih 2,5 meter. Tinggi gantungan dari dahan pohon nangka ke tanah 2,38 centimeter. Saat ditemukan korban sudah meninggal,” jelas Rickson Situmorang.
Melihat kejadian tersebut, Bonefonsius lalu meminta anaknya untuk segera memanggil sanak saudara dan keluarga ke lokasi kejadian. Dia juga minta anaknya memberitahu kepala desa sekaligus melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Bola.
Rickson Situmorang menyampaikan bahwa korban selama ini mengalami sakit gangguan jiwa. Dari peristiwa ini keluarga korban menolak untuk dilakukan pemeriksaan medis berupa visum oleh pihak Puskesmas Mapitara. Keluarga menerima peristiwa ini dengan iklas sebagai sebuah musibah.*** (eny)
Baca Juga :  Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru