Serangan Pandeglang, Wiranto Ditusuk Suami Isteri

0
27
Serangan Pandeglang, Wiranto Ditusuk Suami Isteri
Suasana saat penyerangan Wiranto di Pandeglang Banten, Kamis (10/10)
Pandeglang-SuaraSikka.com: Radikalisme menyerang dari Kabupaten Pandeglang Propinsi Banten, Kamis (10/10). Dua orang tidak dikenal, yang kemudian diketahui sebagai pasangan suami isteri, menusuk Menko Polhukam Wiranto sekitar pukul 11.50 Wib. Dua terduga ini langsung diamankan aparat kepolisian.
Wiranto ditusuk saat hendak kembali setelah kunjungan di Desa Menes. Pelaku penusukan diduga bergerak lewat belakang polisi yang melakukan penjagaan. Wiranto berada di Menes untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa di Universitas Mathlaul Anwar Banten. Kegiatan Wiranto di kampus tersebut berlangsung hingga pukul 11.00 WIB.
“Ada dua masyarakat, yaitu suami-istri, yang menerobos masuk penjagaan kemudian melakukan upaya penganiayaan terhadap beliau, namun berhasil dicegah, namun tidak sepenuhnya, sehingga beliau mengalami luka penusukan,” kata Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir kepada wartawan, Kamis (10/10).
Berdasarkan rekaman video yang beredar, terlihat Wiranto tiba menggunakan mobil berwarna hitam di Gerbang Alun-alun Menes. Wiranto kemudian terlihat keluar dari mobil dan bersalaman dengan Kapolsek Menes Kompol Dariyanto.
Dalam video itu, terlihat seorang pria mengenakan baju berwarna hitam lengan panjang dan celana berwarna putih, yang belakangan diketahui berinisial SA alias Abu Rara berjalan ke arah Wiranto dari belakang Dariyanto. Pria itu tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam dan menusukkannya ke arah Wiranto.
Wiranto kemudian terlihat terjatuh. Sementara pelaku penusukan Wiranto terlihat langsung ditarik oleh sejumlah orang, termasuk Kompol Dariyanto.
Sementara dari video lainnya, terlihat pria berbaju hitam tersebut terlihat berjalan bersama seorang wanita yang tampak menggunakan pakaian tertutup kerudung hitam panjang serta menggunakan masker. Pria itu terlihat sudah ada sebelum mobil Wiranto tiba.
Pria dan wanita itu kemudian berjalan mengarah ke mobil Wiranto ketika mobil berhenti. Dia tampak berjalan menyelinap dari belakang Kompol Dariyanto, lalu menusuk Wiranto.
Akibat peristiwa ini, empat orang mengalami luka tusuk, termasuk Wiranto. Tiga orang lain adalah Kompol Dariyanto, seorang anak buah Wiranto bernama Fuad Sauki, dan ajudan Danrem.
Dari hasil penelusuran diketahui pelaku penusukan menggunakan belati dan gunting. Yang laki-laki menggunakan belati dan perempuan menggunakan gunting. Kepolisian saat ini masih mendalami keterlibatan dua pelaku ini pada kelompok tertentu.
Setelah diserang, Wiranto segera dibawa ke RSUD Berkah Pandeglang. Dokter-dokter menstabilkan kondisi mantan Panglima ABRI itu. Dirut RSUD Berkah Pandeglang Firmansyah menyebutkan Wiranto mengalami dua luka tusuk, yang mengenai lapisan perut. Dari RSUD Berkah Pandeglang, Wiranto kermudian dibawa ke Jakarta. Dia diterbangkan menggunakan helikopter.*** (*/eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini