Kristianus Tidak Sangka Stasi Wairumbia Dapat Dua Kali Bantuan dari Polres Sikka

0
83
Kristianus Tidak Sangka Stasi Wairumbia Dapat Dua Kali Bantuan dari Polres Sikka
Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang menyerahkan bantuan uang tunai pembangunan gereja, Senin (13/1) di Hotel Wailiti

Maumere-SuaraSikka.com: Ketua Panitia Pembangunan Kapela Stasi Wairumbia
Kristianus Junianse tampak sumringah. Dia tidak menyangka stasi itu mendapat dua kali bantuan dari Polres Sikka.

Bantuan pertama diterima tahun lalu berupa 50 zak semen. Dan bantuan kedua dalam bentuk uang tunai, diterimanya kemarin. Dia sendiri belum tahu berapa besar bantuan yang dia terima, karena amplop masih tertutup rapat.

“Ini bantuan kedua yang kami terima. Atas nama umat stasi, saya sampaikan banyak terima kasih kepada Kapolres Sikka dan jajaran. Tuhan akan membalas semua amal baik ini,” ungkap Kristianus Junianse di Hotel Wailiti Maumere, Senin (13/1).

Dia mengatakan saat ini sedang dilaksanakan pembangunan pagar keliling kapela sepanjang 200 meter lebih. Bagian depan halaman kapela belum ditutupi dengan pagar besi. Rencananya bantuan yang baru diterima akan dimanfaatkan untuk itu.

Kristianus Junianse menambahkan untuk pembangunan di kapela itu, umat stasi setempat menghimpun dana secara swadaya. Selain itu panitia juga mendapat bantuan dari pihak ketiga.

Senada dengan itu, ungkapan terima kasih juga datang dari Wihelmus Moa. Wakil Ketua Panitia Pembangunan
Kapela Santo Yohanes Pemandi Patisomba itu juga kemarin menerima bantuan uang tunai dari Polres Sikka.

“Kami sangat berterimakasih kepada Polres Sikka yang penuh perhatian dengan kapela kami,” ujarnya terharu di Hotel Wailiti.

Pembangunan di kapela ini berlangsung sejak 2015. Realisasi fisik untuk sementara telah mencapai 40 persen lebih. Dia mengakui lambannya pelaksanaan pembangunan akibat terkendala dana.

Dana pembangunan, kata dia, merupakan murni swadaya umat setempat. Panitia menerapkan metode Geser (Gerakan Seribu Rupiah), di mana setiap kepala keluarga berkontribusi Rp 30.000 setiap bulan selama 3 tahun.

Dari kalkulasi itu, maka setiap keluarga menyumbang Rp 1.080.000 selama 3 tahun. Dengan jumlah 250 kepala keluarga, dipastikan akan terkumpul Rp 270 juta selama 3 tahun. Namun terkendala realisasi dari umat sehingga pembangunan pun masih terus berlanjut.

Dalam acara Natal dan Tahun Baru Bersama TNI dan Polri di Kabupaten Sikka di Hotel Wailiti, Kapolres Sikka menyumbangkan bantuan uang tunai untuk panitia pembangunan di 4 gereja.

Selain Kapela Stasi Wairumbia dan Kapela Santo Yohanes Pemandi Patisomba, bantuan diberikan juga untuk pembangunan Gereja Kalvari Maumere dan Gereja Evata Geliting.

Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang mengatakan bantuan uang tunai merupakan hasil iuran setiap bulan dari anggota Polres Sikka. Dia berharap masing-masing panitia pembangunan memanfaatkan sesuai kebutuhan.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini