Korban Keempat DBD, Bayi Berusia 6 Bulan

0
71
Korban Keempat DBD, Bayi Berusia 6 Bulan
Spesialis Anak Dokter Mario Nara sedang memeriksa kesehatan pasien DBD di RSUD TC Hillers Maumere beberapa waktu lalu
Maumere-SuaraSikka.com: Satu lagi korban tewas akibat demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sikka. Kali ini DBD merenggut nyawa bayi berusia 6 bulan. Ini adalah korban tewas keempat di tahun 2020.
Dikabarkan korban meninggal di RSUD TC Hillers Maumere pada Rabu (5/2). Penderita DBD ini dirujuk ke rumah sakit pada Minggu (2/2).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Helermus yang dihubungi Kamis (6/2) malam, belum mendapatkan informasi. Dia telah memerintahkan stafnya untuk mengecek kebenaran informasi ini.
Sementara itu Dokter Spesialis Anak Mario Nara yang dihubungi terpisah, membenarkan kematian bayi 6 bulan akibat DBD. Dia menyebutkan korban bernama Adrianus Tani Wangge, berdomisili di Waidoko Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat.
“Iya, ada 1 anak (meninggal), usia 6 bulan, dirawat karena DBD grade 2 dan bronkopnemonia (infeksi paru),” jawab Mario Nara melalui pesan whattsap.
Mario Nara menjelaskan pasien DBD ini dititipkan di Ruang Dahlia. Saaf pertama kali masuk, kondisinya lemah dan mengalami batuk. Yang membuat kondisi korban makin memburuk karena infeksi paru-paru.
Sebelumnya sudah 3 anak yang menjadi korban tewas akibat DBD. Korban pertama adalah Elisabeth Marsela, balita berusia 1,7 tahun  meninggal Selasa  (7/1) di RSUD TC Hillers Maumere. Menyusul setelah itu Yohanes Yuliano Putra Bang 2,7 tahun, meninggal Selasa (21/1) dini hari di RSUD TC Hillers Maumere. Kemudian Feradensia Akulia Trifena, 12 tahun meghembuskan nafas terakhir di RS Santa Elisabeth Lela, Selasa (4/2).
Pemerintah daerah setempat telah menetapkan DBD sebagai kejadian luar biasa (KLB) sejak 22 Januari 2020 yang lalu. Hingga sekarang tercatat sudah 405 kasus DBD yang menyerang warga masyarakat di 18 dari 21 kecamatan di Kabupaten Sikka.
Selama tahun 2020 ini, RSUD TC Hillers sudah menangani 346 kasus DBD, terdiri dari 280 kasus di bulan Januari dan 66 kasus di bulan Februari. Paling banyak dialami oleh usia anak-anak yakni sebanyak 214 kasus.
Sampai dengan kemarin masih ada 48 pasien DBD yang dirawat di RSUD TC Hillers Maumere. Terdapat 35 pasien dirawat di Ruang Melati, 3 pasien di Paviliun, 4 pasien di Ruang Mawar, dan 6 pasien di Ruang Flamboyan.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini