BP2MI Dorong JarNas Anti TPPO Lakukan Tindakan Preventif dan Early Detection

0
78
BP2MI Dorong JarNas Anti TPPO Lakukan Tindakan Preventif dan Early Detection
Sekretaris BP2MI dan pengurus JarNas Anti TPPO pose bersama usai dialog terkait kasus trafficking di Indonesia Selasa (10/3)
Jakarta-SuaraSikka.com: Sekretaris Utama Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Tatang B Razak mendorong Jaringan Nasional Anti Tindak Pidana Perdagangan Orang (JarNas Anti TPPO) untuk melakukan tindakan preventif dan early detection.
Hal ini disampaikan Tatang Razak di Jakarta, Selasa (10/3), ketika menerima Ketua JarNas Anti TPPO Rahayu Saraswati Djojohadikusumo bersama pengurus.
“Saya memberikan apresiasi atas sikap JarNas Anti TPPO yang mau bermitra dengan pemerintah. Ini positip sekali untuk membantu upaya preventif dan early detection,” ujar Tatang Razak sebagaimana keterangan pers yang diterima media ini, Kamis (12/3).
BP2MI Dorong JarNas Anti TPPO Lakukan Tindakan Preventif dan Early Detection
Sekretaris Utama Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Tatang B Razak
Upaya yang dilakukan, kata dia, bisa dengan berbagai cara. Dia menyebutkan antara lain mensosialisasikan gerakan migrasi yang aman, memetakan sumber desa yang menjadi kantong pekerja migran Indonesia (PMI), dan membantu menjelaskan kepada calon pekerja migran agar tidak mudah menjadi korban trafficking dengan modus tenaga kerja luar negeri.
Tatang Razak mengatakan selama 14 tahun mengurusi pekerja migran, masalah trafficking masih terus terjadi. Sampai saat ini, kata dia, BP2MI masih banyak sekali melakukan penanganan pada pekerja migran non prosedural yang diduga sebagian besar merupakan korban trafficking.
“Karena itu peran serta LSM seperti JarNas Anti TPPO sangat dibutuhkan dalam membantu pemerintah mengurangi permasalahan TPPO yang biasanya didominasi kasus buruh migran non prosedural,” harap dia.
BP2MI Dorong JarNas Anti TPPO Lakukan Tindakan Preventif dan Early Detection
Ketua dan Sekretaris JarNas Anti TPPO
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyampaikan bahwa JarNas Anti TPPO memiliki 31 jaringan yang siap membantu dan bekerjasama dengan BP2MI. Pihaknya berharap tawaran BP2MI untuk berdialog dengan semua anggota JarNas Anti TPPO di Indonesia bisa direalisasikan dalam waktu dekat ini.
JarNas Anti TPPO selama ini lebih banyak bekerja dalam upaya pencegahan. Sebagai contoh misalnya, Sekretaris JarNas Anti TPPO Gabriel Goa mengatakan JarNas Anti TPPO di NTT sudah menjalin kerja sama yang baik bersama dinas terkait, LTSA dan BLK, pihak bandara dan masyarakat. Kerja sama ini dilakukan untuk merespon pencegahan dan penanganan korban TPPO.
Dari permasalahan yang sering terjadi dalam pemanganan TPPO selama ini, Rahayu berpendapat perlu adanya kolaborasi dalam upaya pencegahan dan tang juga terpenting yakni back-up data secara terpadu.
Di Batam, kata dia, JarNas Anti TPPO di sana sudah melakukan berbagai upaya pencegahan dan intermediate respon. Tindakan yang dilakukan yakni melakukan pengawasan melibatkan masyarakat dan pelaku usaha pariwisata, melakukan pencegahan di bandara dan juga penjangkauan langsung kepada orang yang diduga korban TPPO.
“Upaya-upaya seperti ini, harapan kita, bisa dijadikan praktik positif dan bisa direplikasi di banyak tempat,” harap Rahayu.
Sekretaris Utama BP2MI Tatang Razak menerima pengurus JarNas Anti TPPO, dalam rangka mendiskusikan peluang kerja sama dalam upaya melakukan pencegahan TPPO sejak dari desa. Tatang Razak berjanji akan menggelar dialog menyeluruh dengan semua jaringan yang berada di bawah naungan JarNas Anti TPPO.
Saat ini BP2MI sedang melakukan penjajakan kerja sama dengan pemerintah Jerman untuk penempatan tenaga kerja di sektor medis di Jerman dengan skema G to G. Semua biaya, dari pelatihan sampai pemberangkatan akan ditanggung pemerintah Jerman. Skema kerja sama G to G diharapkan bisa mengurangi terjadinya trafficking.
Selain itu, BP2MI juga membuat aplikasi KSMI (Komunitas Sahabat Migran Indonesia) yang bisa dimanfaatkan PMI atau pun diaspora Indonesia.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini