Pelaku Karantina Mandiri yang Bandel, Bakal “Dibuang” ke Pulau Kambing

0
118
Pelaku Karantina Mandiri yang Bandel, Bakal
Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus

Maumere-SuaraSikka.com: Satgas Covid Sikka mulai kesal dengan tingkah pelaku perjalanan yang karantina mandiri. Pasalnya banyak yang tidak tertib. Rencananya, yang masih bandel akan “dibuang” ke Pulau Kambing di Desa Pemana Kecamatan Alok.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus mengakui menerima laporan dari banyak petugas tentang tingkah tidak bertanggungjawab pelaku karantina mandiri.

Dari hasil pengecekan, pengawasan, dan pemantauan, katanya, masih banyak yang menganggap remeh dengan sering keluar rumah sebelum masa karantina mandiri selesai.

“Masih banyak yang bandel. Nah yang model begini, tidak bisa diurus, nanti kami karantinakan terpusat di Pulau Kambing,” ujar dia di Media Center di Kantor Dinas Kesehatan, Sabtu (18/4).

Satgas Covid Sikka akan membangun tenda-tenda dan menyiapkan perlengkapan dapur. Pelaku karantina mandiri yang bandel silakan mengatur kehidupan mereka secara bebas di Pulau Kambing.

“Biar mereka tinggal di sana, urus diri sendiri secara bebas di sana. Jangan bikin resah masyarakat di sini,” tambah dia.

Untuk langkah awal, Petrus Herlemus meminta semua tim kerja Satgas dari tingkat kabupaten hingga desa, terus melakukan pemantauan secara maksimal. Dia juga telah meminta aparat TNI dan Polri untuk membantu melakukan pengawasan.

Jika masih terdapat pelaku karantina mandiri yang bandel, dia menegaskan untuk dicatat namanya. Selanjutnya dikumpulkan dan dibawa ke Pulau Kambing.

Pelaku karantina mandiri, sebagian besar merupakan pelaku perjalanan yang masuk ke Kabupaten Sikka melalui sejumlah akses pintu masuk seperti Bandara Frans Seda, Pelabuhan Laurens Say, dan wilayah perbatasan kabupaten.

Hingga Sabtu (18/4) pukul 18.00 Wita, pelaku perjalanan yang terdata berjumlah 3.613 orang. Yang sudah menyelesaikan masa karantina sebanyak 2.516 orang, dan yang sedang dipantau sebanyak 1.097 orang.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini