Kasus Pemerkosaan Anak di Bawah Umur Mengendap 4,5 Tahun di Polres Sikka

0
565
13 Advokat di Sikka Gugat Kapolri dan Kapolres
Ketua Tim Advokasi Hukum dan Kemanusiaan Yohanes D Tukan

Maumere-SuaraSikka.com: Malang nian nasib EDJ, seorang anak di bawah umur. Dia diperkosa pada tahun 2016 oleh JLW. Dan sudah 4,5 tahun, kasus ini mengendap di Polres Sikka.

Informasi ini disampaikan Yohanes D Tukan, seorang pengacara praktik di Maumere, Senin (21/9). Dia juga menjadi Ketua Tim Advokasi Hukum dan Kemanusiaan yang kini sedang mempersoalkan kasus ini.

Kasus pemerkosaan yang dialami EDJ terjadi pada 23 April 2016 di kebun milik orang tua korban di Desa Wolorega Kecamatan Paga. Sehari sesudahnya, ayah korban langsung melaporkan peristiwa pemerkosaan ke Polsek Paga dengan bukti LP No. 22/IV/2016/NTT/Res.Sikka/Sek.Paga.

“Saat melaporkan kasus pemerkosaan, ternyata ayah korban melihat pelaku dengan initial JLW sudah berada di dalam sel tahanan Polsek Paga,” terang Domi Tukan.

Kanit Reskrim Polsek Paga saat itu Apriz M Tonulalang, hari itu juga sempat menemui korban yang dirawat di RSUD TC Hillers Maumere. Dia menunjukkan foto JLW, dan korban memastikan orang itulah yang memperkosanya.

Dan terhitung sejak tanggal 24 April 2016, Polsek Paga resmi menahan JLW. Namun 3 minggu sesudahnya, Polsek Paga mengeluarkan JLW tanpa ada alasan yang sah menurut hukum.

Polsek Paga terus memroses kasus ini, di mana pada 1 Juni 2016 mengirimkan berkas perkara ke Kantor Kejaksaan Negeri Maumere. Jaksa penuntut umum baru mengembalikan berkas perkara ke Polsek Paga pada 1 Pebruari 2017, atau 8 bulan setelah menerima berkas perkara.

“Sejak JPU kembalikan berkas perkara, sampai hari ini Polsek Paga tidak tindaklanjuti penyidikan guna melengkapi petunjuk JPU, tai justeru mempetieskan perkara ini,” ujarnya kesal.

Domi Tukan menambahkan Tim Advokasi Hukum dan Kemanusiaan menyikapi serius kasus ini, dan berencana mengajukan gugatan terhadap Kapolres Sikka dan Kapolri. Rencananya pendaftaran gugutan akan dilakukan pada hari ini.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini