KWI Kecam Keras Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makasar

0
185
KWI Kecam Keras Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makasar
Polisi membentang garis polisi di depan Gereja Katedral Makasar, Minggu (28/3) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) mengecam keras tindakan bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makasar, Minggu (28/3) pagi tadi.

Kecaman KWI tersebut disampaikan melalui rilis yang dikeluarkan Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia (HAK-KWI).

Setidaknya ada 7 poin penyataan sikap dan imbauan kepada masyarakat terkait insiden yang menewaskan 2 orang tersebut.

Motor matic yang diduga dipakai pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makasar, Minggu (28/3) (foto: istimewa)

Berikut isi pernyataan sikap KWI yang diterima media ini.

1. Keprihatinan, doa, dan duka cita mendalam atas peristiwa yang mencederai rasa kemanusiaan seluruh bangsa, yang telah mengakibatkan adanya korban luka-luka.

2. Peristiwa bom bunuh diri tersebut bukan hanya menjadi keprihatinan umat Katolik semata, melainkan keprihatinan seluruh bangsa dan negara
Indonesia.

3. Kecaman keras atas tindakan bom bunuh diri yang merendahkan martabat manusia, menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan, dan menambah daftar panjang tindakan terorisme di bumi Nusantara yang kita cintai.

4. Imbauan kepada seluruh umat Katolik dan seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.

5. Seruan kepada seluruh umat dan masyarakat untuk tidak takut dan resah, namun tetap waspada.

6. Imbauan agar tidak ada di antara kita yang memposting gambar atau video tentang peristiwa ini yang justeru dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

7. Kepercayaan penuh bahwa Pemerintah, TNI dan Polri, mampu mengusut tuntas kasus ini dan dapat menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat di Makassar.

Rilis KWI tersebut ditandatangani Mgr Yohanes HarunĀ  Yuwono dan Romo Agustinus Heri Wibowo selaku Ketua dan Sekretaris Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia.

Sebagaimana diberitakan, sebuah ledakan terdengar di depan Gereja Katedral Makasar pada pukul 10.28 Wita pagi tadi. Kapolda Sulsel telah memastikan ledakan tersebut merupakan bom bunuh diri.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini