Lawan dan Ancam Polisi, Kades Nele Urung Diseret ke Polres

0
7253
Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Agha Ari Septyan

Maumere-SuaraSikka.com: Kades Nele Urung YW diseret ke Polres Sikka, Rabu (14/4) malam. Pasalnya dia dinilai melawan dan mengancam polisi.

Kapolres Sikka melalui Kasat Reskrim Iptu Agha Ari Septyan, Kamis (15/4), membenarkan pihaknya mengamankan Kades Nele Urung YW dan seorang warga lainnya dari desa itu.

“Kita sedang lakukan pemeriksaan. Baru periksa hari ini, karena tadi malam yang bersangkutan masih mabuk alkohol,” jelas Kasat Reskrim.

Peristiwa ini bermula ketika Kapolsek Nele Iptu Putu Sumadi dan anggota bersama Tim Satgas Covid Kecamatan Nele melaksanakan patroli. Di wilayah itu ada sejumlah pesta komuni suci pertama.

Petugas hendak memberikan imbauan kepada tuan pesta dan tamu undangan terkait penerapan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penularan virus corona.

Salah satu tempat pesta yang didatangi petugas adalah rumah Faustinus Farce di Dusun Enak RT/RW 001/001.

Saat Kapolsek Nele tengah memberikan imbauan, mendadak terdengar teriakan dari salah satu tamu undangan yang berada di dalam tenda pesta. Diketahui yang teriak itu adalah YW.

“Matikan lampu, pencar, dan bungkus mereka,” tutur Kasat Reskrim mengulangi teriakan YW.

Mendadak lampu di tempat pesta pun dimatikan. Kapolsek Nele meminta agar lampu dihidupkan, dan tidak lama berselang lampu dinyalakan kembali.

Setelah lampu menyala, Kapolsek Nele menyampaikan tujuan kehadiran Tim Satgas Covid Kecamatan di tempat itu.

Penjelasan Kapolsek tidak diterima YW. Sambil menunjuk jarinya ke arah Kapolsek Nele, dia melakukan perlawanan.

“Kau siapa? Kau bodok. Saya ini penguasa di wilayah ini sebagai Kepala Desa. Kau macam-macam kami bungkus kau dan anggotamu di sini,” lawan YW.

YW beralasan acara pesta komuni sambut baru tersebut sudah mendapatkan izin keramaian dari Pemdes Nele Urung.

Karena situasi semakin memanas, Kapolsek Nele menelepon Kapolres Sikka. Kemudian Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Intel, Kasat Sabara bersama sejumlah anggota tina di lokasi kejadian.

Polisi kemudian mengamankan lokasi pesta, dan secara persuasif mengimbau tuan pesta untuk menghentikan acara pesta.

Namun seorang tuan rumah berinitial Y bersama YW terus mengajak berdebat dan melakukan perlawanan.

Aparat kepolisian pun langsung mengamankan kedua orang tersebut guna meredam situasi dan agar warga lain tidak terprovokasi.

Pantauan media ini penyidik Reskrim Polres Sikka sedang mengambil keterangan dari seseorang saksi di Ruang Unit Pidum.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini