Puluhan Kali Jebol Gudang Sembako, Komplotan Pencuri Dibekuk Polisi

0
4633
Puluhan Kali Jebol Gudang Sembako, Komplotan Pencuri Dibekuk Polisi
Kapolres Sikka didampungi Kasat Reskrim dan Kasubbag Humas, sedang memberikan keterangan kasus pencurian pada gudang sembako, Sabtu (26/6)

Maumere-SuaraSikka.com: Tim Buser Reskrim Polres Sikka berhasil membekuk komplotan pencuri di Kabupaten Sikka. Mereka ini telah puluhan kali menjebol gudan sembako milik Antonius Ruslie.

Komplotan pencuri berjumlah 5 orang. Mereka adalah YG alias G, AC alias A, SMB alias M, ARH alias A, dan BJ aluas B. Kelima orang ini dibekuk di rumah masing-masing.

Kapolres Sikka AKBP Sajimin dalam konperensi pers, Sabtu (26/6), menjelaskan kompotan pencuri ini sudah puluhan kali menjebol gudang sembako Antonius Ruslie.

“Baru kali ini korban melaporkan, kejadian terakhir hari Rabu kemarin,” jelas Kapolres Sikka.

Berdasarkan laporan polisi Nomor LP/B/141/VI/2021/SPKT/RES.SIKKA/POLDA NTT, tanggal 23 Juni 2021, Tim Buser langsung melakukan penyelidikan.

Polisi memperlihatkan tersangka pembobol gudang sembako

Dari informasi yang dikumpulkan, termasuk memeriksa CCTV, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku pencurian. Dua tersangka diciduk lebih dulu yakni YG alias G dan AC alias A.

Setelah melakukan interogasi, polisi memperoleh keterangan terkait keterlibatan SMB alias M, ARH alias A, dan BJ alias B. Tidak membuang-buang waktu, 3 tersangka ini langsung diamankan.

Diketahui 5 tersangka ini adalah mantan pekerja pada gudang sembako Antonius Ruslie.

“Otak dari kasus ini adalah YG alias G. Dia yang mengajak tersangka lain untuk melakukan pencurian,” tambah Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Wahyu Agha Ari Septyan.

Kapolres Sikka mengatakan dari puluhan kali menjebol gudang sembako, korban mengalami kerugian sebesar Rp 70 juta.

Barang-barang yang dicuri YG dan komplotannya berupa 12 dos bir bintang, 140 dos susu Dancow, dan 25 dos susu Indomilk. Barang hasil curian ini kemudian dijual kepada seorang pemilik warung di Wairbubuk Kelurahan Wairotang.

Terhadap kasus ini, para tersangka dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-4 KUHP Sub Pasal 362 KUHP. Mereka terancam hukuman penjara selama-lamanya 9 tahun.

Pada konperensi pers siang tadi, Kasat Reskrim Polres Sikka menghadirkan 5 tersangka. Semua mereka mengenakan baju Tahanan Polres Sikka berwarna kuning.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini