Fraksi Demokrat Adil Sejahtera Singgung Pinjaman Daerah, Bupati Teriak Batalkan Saja, Lalu Tinggalkan Paripurna

    0
    4301
    Fraksi Demokrat Adil Sejahtera Singgung Pinjaman Daerah, Bupati Teriak Batalkan Saja, Lalu Tinggalkan Paripurna
    Bupati Sikka menghadiri sidang paripurna di DPRD Sikka, Selasa (2/11)

    Maumere-SuaraSikka.com: Sebuah insiden terjadi di ruang paripurna, Selasa (2/11), saat agenda pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Pidato Pengantar Nota Keuangan tentang Perubahan APBD 2021.

    Insiden itu bermula ketika Wakil Ketua Fraksi Demokrat Adil Sejahtera Alfridus Melanus Aeng membacakan pemandangan umum fraksi.

    Fraksi Demokrat Adil Sejahtera menyinggung soal kebijakan pinjaman daerah yang telah disepakati PT Sarana Multi Infrastruktur sebesar Rp.216.254.813.000.

    Alfridus Melanus Aeng menyentil dokumen pinjaman daerah dengan Nomor PERJ-107/SMI/0821 tertanggal 4 Agustus 2021.

    Dalam dokumen ini kedudukan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo sebagai Pihak Kedua, disebut pengesahannya diangkat berdasarkan SK Mendagri Nomor 131.51-259 Tahun 2018 dan mengacu kepada Berita Acara Pengucapan Sumpah Jabatan tanggal 18 Januari 2018.

    Menurut Fraksi Demokrat Adil Sejahtera, pada tanggal tersebut Fransiskus Roberto Diogo belum menjabat sebagai Bupati Sikka. Alfridus menyayangkan ketidaktelitian dan ketidakcermatan Pemkab Sikka mendalami dokumen perjanjian.

    Ketika Alfridus Melanus Aeng hendak melanjutkan sikap politik fraksinya, mendadak Bupati Sikka berteriak dari tempat duduknya.

    “Batalkan saja,” teriak Bupati Sikka yang duduk di samping Ketua DPRD Sikka Donatus David selaku pimpinan sidang paripurna.

    Usai berteriak di sidang paripurna, Bupati Sikka langsung menggeser kursinya, dan meninggalkan ruang paripurna melalui pintu belakang bagian selatan.

    Sementara itu Alfridus Melanus Aeng terus melanjutkan pemandangan umum fraksi, masih dengan sikap politik terhadap kebijakan pinjaman daerah.

    Setelah insiden tersebut, mendadak pengeras suara di ruang paripurna tidak berfungsi. Dengan seizin pimpinan sidang paripurna, Alfridus Melanus Aeng melanjutkan kembali membaca pemandangan umum fraksi.

    Setelah itu, kurang lebih 5 menit kemudian Bupati Sikka kembali ke ruang paripurna. Selang beberapa saat pengeras suara kembali berfungsi.

    Ketua DPRD Sikka Donatus David menanggapi tenang insiden yang dilakukan Bupati Sikka.

    Dia mengaku sempat menyampaikan kepada Bupati Sikka agar bersikap tenang saat mendengarkan pemandangan umum fraksi.

    “Saya sampaikan beginilah dinamika politik, dan meminta Bupati agar tenang. Pemerintah punya ruang untuk klarifikasi pada agenda keterangan pemerintah,” ujar dia.

    Sidang paripurna pagi tadi dipimpin Ketua DPRD Sikka Donatus David, didampingi Wakil Ketua DPRD Sikka Yoseph Karmianto Eri dan Gorgonius Nago Bapa. Sejumlah 29 dari 35 anggota DPRD Sikka hadir saat itu.

    Dari unsur pemerintah hadir juga Sekda Sikka bersama Staf Ahli Bupati, Asisten Setda Sikka, pimpinan perangkat daerah dan puluhan pejabat eselon tiga. Tampak terlihat juga sejumlah pejabat dari Polres, Kodim, Lanal, dan Kejaksaan.

    Keterangan pemerintah terhadap pemandangan umum fraksi, dijadwalkan akan berlangsung Rabu (3/11) malam.*** (eny)

    TINGGALKAN BALASAN

    Silahkan ketik komentar anda
    Silahkan ketik nama anda di sini