Camat Tanawawo Ajak Masyarakat Serius Turunkan Angka Stunting

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 4 April 2022 - 09:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 56 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Tanawawo Yoris da Cunha memberikan makanan tambahan kepada anak stunting, Jumat (1/4) (foto: istimewa)

Camat Tanawawo Yoris da Cunha memberikan makanan tambahan kepada anak stunting, Jumat (1/4) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Camat Tanawawo di Kabupaten Sikka Yoris da Cunha mengajak warga masyarakat di wilayah kecamatan tersebut agar serius menurunkan angka stunting.

Jumlah penderita stunting di Kecamatan Tanawawo sebanyak 72 kasus dari usia 0-23 bulan, tersebar pada 8 desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ajakan Camat Tanawawo ini disampaikan secara terbuka saat pemberian makanan tambahan kepada anak-anak stunting.

“Kita harus punya komitmen yang sama dan serius agar tahun ini bisa menurunkan angka stunting di wilayah Kecamatan Tanawawo,” ajak Yoris da Cunha yang didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Tanawawo.

Guna mendukung komitmen menurunkan angka stunting, Camat Tanawawo akan terus-menerus melakukan monitoring dan mengikuti perkembangan anak-anak stunting.

Baca Juga :  Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Untuk kegiatan monitoring, dia akan melibatkan semua pemangku kepentingan, terutama Babinsa dan Babinkantibmas yang hampir setiap saat berada di tengah-tengah masyarakat.

Kegiatan pemberian makanan tambahan dilaksanakan secara terpusat di Puskesmas Wolofeo.

Hadir pada saat itu antara lain 8 kepala desa, Kepala Puskesmas Feondari beserta tenaga kesehatan, dan 72 anak stunting bersama orang tua.

Tampak hadir juga staf dari Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, organisasi perangkat daerah yang ditunjuk sebagai pendamping stunting di Kecamatan Tanawawo.

Pada kesempatan tersebut, Camat Tanawawo berkenan menyuapkan makanan tambahan kepada anak-anak stunting, sebagai wujud komitmen menurunkan stunting.

Baca Juga :  Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Adapun makanan tambahan yang diberikan antara lain berupa telur ayam, telur puyuh, sayuran seperti wortel dan buncis, ikan, dan buah pepaya.

Sebagaimana diketahui, launching pemberian makanan tambahan kepada anak-anak stunting di Kabupaten Sikka dilaksanakan serentak pada Jumat (1/4).

Kasus stunting di Kabupaten Sikka tergolong cukup tinggi. Pada kegiatan penimbangan 23.204 dari 24.331 balita pada Pebruari 2022, diketahui terdapat 3.984 kasus stunting.

Pada tahun 2019, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo pernah menargetkan daerah itu bebas stunting pada tahun 2022 ini. Namun kampanye tersebut ternyata tidak bisa terealisir.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru