Dukung Turunkan Stunting di Nita, PT Garam Pintar Asia Sumbang 32 Kilogram Garam Yodium

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 4 April 2022 - 22:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 109 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manajer Operasional PT Garam Pintar Asia menyerahkan sumbangan garam yodium kepada Camat Nita, Senin (4/4)

Manajer Operasional PT Garam Pintar Asia menyerahkan sumbangan garam yodium kepada Camat Nita, Senin (4/4)

Maumere-SuaraSikka.com: PT Garam Pintar Asia mendukung penuh upaya menurunkan stunting di wilayah Kecamatan Nita. Tidak tanggung-tanggung perusahaan ini menyumbangkan 32 kilogram garam. beryodium.

Penyerahan sumbangan berlangsung di Gedung Sikka Convention Center (SCC) di sela-sela kegiatan Musrenbang Kabupaten Sikka, Senin (4/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manajer Operasional PT Garam Pintar Asia Ifan Parera menyerahkan sumbangan tersebut  dan diterima langsung Camat Nita Avelinus.

Bantuan garam yodium tersebut dikemas dalam 2 dos, masing-masing seberat 16 kilogram. Setiap dos berisikan 80 bungkus garam yodium dengan ukuran 200 gram perbungkus.

Manajer Operasional PT Garam Pintar Asia Ifan Parera

Mengandung Zat Gizi
Ifan Parera mengatakan dunia usaha harus mengambil bagian dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Sikka.

Karena itu, kata dia, sebagai pelaku dunia usaha, PT Garam Pintar Asia sangat berkepentingan mengambil peran dengan menyumbangkan garam yodium cap Pintu Air.

Baca Juga :  Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

“Garam ini mengandung zat gizi, dengan standarisasi nasional. Sangat cocok dipakai dalam pengolahan makanan tambahan bagi balita stunting,” ujar dia.

Ifan Parera berharap pengolahan makanan tambahan dengan menggunakan garam yodium yang mengandung zat gizi, bisa menurunkan angka stunting di Kecamatan Nita.

Dia menambahkan pihaknya memberikan bantuan kepada balita stunting di Kecamatan Nita, karena data menunjukkan angka stunting paling tinggi yakni 412 kasus terjadi pada wilayah Puskesmas Nita.

Camat Nita Avelinus

Turun 80 Persen
Camat Nita Avelinus tidak menyangka mendapatkan bantuan garam yodium dari PT Garam Pintar Asia. Dia menyampaikan terima kasih atas perhatian perusahaan tersebut dalam penanganan stunting di Kecamatan Nita.

Bantuan garam yodium ini, kata dia, akan didistribusikan ke desa-desa dalam wilayah Kecamatan Nita. Untuk pendistribusian dan pengolahannya, Camat Nita akan berkoordinasi dengan Puskesmas Nita.

Baca Juga :  Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

“Nanti soal pengolahan, teman-teman di Puskesmas lebih tahu,” ujar dia.

Avelinus mengakui Puskesmas Nita sebagai penyumbang stunting tertinggi di Kabupaten Sikka yakni sebanyak 412 kasus. Untuk itu, kata dia, pihaknya terus bekerja optimal dalam rangka menurunkan kasus stunting.

Upaya penanganan yang dilakukan, lanjut dia, terbagi dalam 2 pola. Bagi anak stunting usia 6-23 bulan, pemnerian makaman tambahan menggunakan alokasi dana desa.

Sedangkan untuk 23-59 bulan, pemberian makanan tambahan melalui disesuaikan dengan jadwal kegiatan setiap bulan pada posyandu.

Dengan 2 pola ini, apalagi didukung garam yodium yang mengandung zat gizi, Avelinus berharap angka stunting di Kecamatan Nita bisa turun hingga 80 persen pada saat evaluasi penimbangan Agustus mendatang.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru