Kapolres Sikka Wajib Kenakan Sanksi Tegas kepada Ajudan Bupati Sikka, Jangan Sungkan!

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 20 Mei 2023 - 12:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 10 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marianus Gaharpung

Marianus Gaharpung

MEMALUKAN! Mungkin ini respon yang paling tepat untuk menanggapi peristiwa tadi malam, Jumat 19 Mei 2023 oleh ajudan Bupati Sikka.

Yah, memalukan! Karena, rasanya baru pertama kali terjadi perilaku buruk seorang ajudan Bupati Sikka. Saya menyebut sebagai norak dan tidak tahu diri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagaimana mungkin seorang ajudan Bupati Sikka mengendarai sepeda motor dalam keadaan mabok, lalu menerobos barisan prosesi umat Katolik yang sedang ibadah devosi kepada Bunda Maria.

Sejatinya protap ajudan adalah “semipolisi” atau “semimiliter”, sehingga perilaku semberono demikian itu tidaklah terjadi.

Mestinya ajudan Bupati Sikka bersikap tenang, mawas diri, tegas, dan disiplin. Bukan ugal-ugalan dengan sepeda motor dalam keadaan mabok, membonceng perempuan, lalu menerobos prosesi umat Katolik yang sedang berdoa.

Seorang ajudan Bupati,  tidak saja dituntut disiplin, mawas diri, tegas, tapi wajib pula memahami kondisi budaya perilaku masyarakat di daerah yang ditugasi sebagai ajudan.

Itu artinya kejadian ini tidak saja merendahkan profesi ajudan tetapi terlebih juga merendahkan kewibawaan Bupati Sikka.

Pertanyaannya apakah selama ini ada seleksi untuk menjadi ajudan Bupati Sikka? Apakah ada regulasi yang mengatur penunjukkan seseorang sebagai ajudan Bupati Sikka? Atau cukup atas dasar keinginan Bupati Sikka?

Berkaca pada peristiwa ini, sejatinya perilaku ajudan Bupati Sikka tidak bisa dianggap sepele. Perilaku “konyol” ini wajib diperiksa kejiwaan/psikis.

Bisa saja, ada dugaan sesuatu yang dia alami, lalu tidak dapat disalurkan, dan kemudian pelampiasannya dengan cara membahayakan jiwa orang lain.

Baca Juga :  Setiap Kali Cek Saldo Masih Kosong, Ternyata PIP 29 Pelajar SDI Iligetang di Sikka Lenyap

Kapolres Sikka tidak boleh sungkan menindaklanjuti peristiwa tidak terpuji ajudan Bupati Sikka. Perlu ada sanksi tegas terhadap oknum ajudan Bupati Sikka, karena dengan tahu dan mau melanggar Undang Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya.

Ada tiga alasan mendasar kenapa Kaolres Sikka harus bersikap tegas terhadap peristiwa yang dilakukan ajudan Bupati Sikka.

Pertama, mengendarai kendaraan bermotor dalam keadaan mabok.

Kedua, dalam keadaan mabok dan dengan brrkendaraan bermotor, memasuki kerumunan orang yang bisa membahayakan nyawa dan barang adalah melawan hukum.

Dan ketiga, sebagai ajudan pejabat publik wajib disipilin dan patuh terhadap peraturan yang berlaku.

Berdasarkan fakta-fakta yang ada, aparat kepolisian wajib menjatuhkan hukuman sesuai Pasal 311 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Setiap orang yang dengan sengaja mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau barang ancaman pidana penjara 1 tahun atau denda paling banyak Rp 3.000.000″.

Bahkan, jika diketahui pengendara tersebut telah mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dan menimbulkan kerusakan, maka hukuman yang didapat lebih berat lagi berdasarkan Pasal 311 UU Nomor 22 Tahun 2009 ayat (2).

Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan kerusakan kendaraan dan/atau barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (2), pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp 4.000.000“.

Baca Juga :  Semparong Jaya Mati Mesin, Sempat Terombang-Ambing, 18 Penumpang Selamat

Justeru terjadi selama  jika warga berbuat nekad demikian kemungkinan besar ditahan dan diproses hukum. Ini kan tidak fair.

Mengapa Kapolres Sikka wajib beri sanksi tegas dan Bupati Sikka wajib mencopot oknum ajudan tersebut sebab ajudan adalah “orang orang pilihan” yang wajib memahami tata cara keprotokoleran baik selama bertugas  maupun berada di lingkungan masyarakat.

Artinya ketika tidak bertugas sebagai ajudan bukan berarti boleh berperilaku ugal-ugalan dan melanggar hukum.

Sebagai orang pilihan yang setiap hari mendampingi dan menjaga keselamatan Bupati, seorang ajuda dituntut harus memiliki berbagai kemampuan pengetahuan tata protokoler maupun kecakapan dalam berkomunikasi dan berperilaku, baik dengan Bupati serta masyarskat di sekitarnya.

Pernahkah selama ini para ajudan diberikan latihan kepribadian/ psikotes kaitan peningkatan kualitas SDM?

Ajudan tetaplah manusia biasa yang perlu ditingkatkan kemampuan, pemahaman aspek hukum, terutama etika bermasyarakat agar tidak sok dan arogan.

Oleh karena itu, Bupati Sikka wajib memberikan kegiatan workshop kepada ajudan termasuk juga kepada para sopir di Pemkab Sikka.

Tujuannya untuk membentuk sikap dan perilaku mental, fisik dan disiplin, guna meningkatkan citra positif pelayanan dalam kapasitas sebagai ajudan dan sopir Bupati dan Wakil Bupati Sikka serta Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah.***

Ditulis oleh Marianus Gaharpung, dosen FH Ubaya, dan lawyer

Berita Terkait

Bantuan Rp 100 Juta Pembangunan Biara JDS Belum Cair, Pastor Mengeluh, Ini Jawaban Kabag Kesra Sikka
Prevelensi Stunting di NTT Cenderung Naik, Lalu Makripuddin: Harus Cegah!
107 Penyuluh KB Ikuti Jambore PKB/PLKB di Maumere
Balita 4 Tahun Asal Selandia Baru Terjatuh di Atas Kapal, Beruntung Tidak Cemplung ke Laut Perairan Komodo
Dana PIP Lenyap, Kepala SDI Iligetang: Kami Tidak Makan Satu Sen Pun
Sebut Obor Mas Residence Masuk Kategori Perumahan Moderen, Staf PLN Maumere Beli Kontan 1 Unit Rumah
KPU Sikka Rekrut 928 Pantarlih Pilkada 2024
Setiap Kali Cek Saldo Masih Kosong, Ternyata PIP 29 Pelajar SDI Iligetang di Sikka Lenyap

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 15:28 WITA

Bantuan Rp 100 Juta Pembangunan Biara JDS Belum Cair, Pastor Mengeluh, Ini Jawaban Kabag Kesra Sikka

Jumat, 14 Juni 2024 - 08:54 WITA

107 Penyuluh KB Ikuti Jambore PKB/PLKB di Maumere

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:31 WITA

Balita 4 Tahun Asal Selandia Baru Terjatuh di Atas Kapal, Beruntung Tidak Cemplung ke Laut Perairan Komodo

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:32 WITA

Dana PIP Lenyap, Kepala SDI Iligetang: Kami Tidak Makan Satu Sen Pun

Kamis, 13 Juni 2024 - 08:47 WITA

Sebut Obor Mas Residence Masuk Kategori Perumahan Moderen, Staf PLN Maumere Beli Kontan 1 Unit Rumah

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:27 WITA

KPU Sikka Rekrut 928 Pantarlih Pilkada 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:04 WITA

Setiap Kali Cek Saldo Masih Kosong, Ternyata PIP 29 Pelajar SDI Iligetang di Sikka Lenyap

Selasa, 11 Juni 2024 - 18:36 WITA

Semparong Jaya Mati Mesin, Sempat Terombang-Ambing, 18 Penumpang Selamat

Berita Terbaru

Timnas Spanyol merayakan gol Dani Carvajal ke gawang Kroasia, Sabtu (15/6) WIB malam

Olahraga

Spanyol Masih Perkasa, Swiss Buka Asa

Minggu, 16 Jun 2024 - 03:24 WITA

Selebrasi Kai Havertz usai cetak gol pada laga pembuka Euro 2024 antara Jerman versus Skotlandia, Sabtu (15/6) dinihari WIB

Nasional

Euro 2024, Jerman Langsung Tancap Gas

Sabtu, 15 Jun 2024 - 10:08 WITA