Dugaan Sunat Dana Sertifikasi, Operator Mengaku Aplikasi Tidak Error

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 12 Juni 2023 - 13:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 67 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus dugaan penyunatan dana sertifikasi di Dinas PKO Sikka semakin terang benderang. Aparat penegak hukum diharapkan mampu mengungkap kasus yang menelan uang ratusan juta rupiah itu.

Iswadi, operator dana sertifikasi yang.awalnya memilih diam, kini mulai berani membuka persoalan ini menjadi terang benderang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya, dia menyinggung soal aplikasi Sistem Bayar (Simbar) yang dikabarkan sedang error saat proses pengajuan. Iswadi menegaskan sebenarnya saat pengajuan, aplikasi Simbar dalam kondisi normal.

“Aplikasi normal, tidak error,” tegas dia.

Baca Juga :  Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Dia mengaku hanya melaksanakan perintah untuk menginformasikan kepada penerima dana sertifikasi bahwa aplikasi sedang error. Dia sendiri tidak tahu apa alasan diperintahkan berbohong seperti itu.

Iswadi lalu melanjutkan informasi bohong kepada guru-guru penerima dana sertifikasi melalui sebuah pesan WhatsApp.

Selamat sre bapa ibu gru ASN penerima TPG, apabila ada Dana Tunjangan profesi yg tdak sesuai atau ada yg kurang… akan d bayar kekurangan nnya d Tri wulan II.. krena kmarin waktu pengajuan Aplikasi SImBar ada eror, shingga ada yg tdak sesuai jumlah terimanya,” demikian isi pesan WhatsApp dari Iswadi kepada para guru.

Baca Juga :  Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Iswadi mengaku sudah memberikan keterangan seutuhnya saat diperiksa aparat penegak hukum, baik di Kejaksaan Negeri Sikka maupun Unit Tipikor Reskrim Polres Sikka.

Media ini masih menelusuri sejauh mana kebenaran informasi yang disampaikan Iswadi. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum.

Kepala Kejaksaan Negeri Sikka Fatoni Hatam yang ditemui di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka, Senin (12/6), beralasan kasus ini masih dalam tahapan penyelidikan.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru