

Ba’a-SuaraSikka.com: Tuah pinalti pada sesi knock out rupanya masih berpihak kepada Persebata Lembata dalam turnamen Liga 3 ETMC.
Ketika gelar turnamen ini tahun lalu di Kabupaten Lembata, Persebata lolos dari babak 16 besar hingga partai puncak melalui drama adu pinalti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Persebata baru disingkirkan Perse Ende di partai puncak, itu juga dengan adu tendangan duabelas pas.
Aura magis bagi Persebata di ‘rumah sendiri’ pada tahun lalu, sepertinya masih bertuah di Kabupaten Rote Ndao.
Pada laga babak 16 besar Jumat (25/8) pagi tadi, Persebata memastikan diri lolos ke babak 8 besar usai menang adu pinalti dengan Persematim Manggarai Timur.
Dua tim ini bermain di Lapangan CN Dillak, dengan hasil akhir 0-0. Saat perpanjangan waktu, tidak ada gol yang tercipta, sehingga harus dilanjutkan dengan adu pinalti.

Pemain terbaik tahun lalu Arsenius Ola, gagal mengeksekusi tendangan pertama. Yosefinus Sudar membuat Persematim unggul.
Kondisi berbalik pada penendang kedua. Yohakim Sulaona mengangkat moral anak-anak Persebata. Sebaliknya Robertus Mbesi justeru gagal.
Tendangan ketiga, penjaga gawang Persematim Bryan Fomeni masih bisa menghalau bola eksekusi Petrus Kopong, dengan menggunakan kakinya, padahal dia sudah out of position. Lalu Oyenbertis Bawa membuka peluang bagi Persematim, unggul sementara 2-1.
Sebastianus Wetu sebagai penendang keempat, sukses menyamakan kedudukan, karena pada saat yang sama tendangan Hendriko Balsano Nengkos dapat diblok keluar oleh penjaga gawang Marianus Ama Labi Namang.
Arif Rahman Hakim dan Alfonsus Watu meningkatkan tensi. Keduanya sukses menjebol gawang lawan. Posisi masih berimbang 3-3. Dilanjutkan penendang keenam.
Kapten kesebelasan Persebata Yohanes Kopong cukup cerdik mengecoh penjaga gawang lawan.
Persematim mendapat petaka. Tendangan Rivanrius Loni hanya membentur mistar. Selesai. Persebata melaju ke babak 8 besar.
Pelatih Kepala Persematim Alvian Yoran menyampaikan profisiat kepada Persebata. Dia mengatakan Persematim menerima hasil pertandingan.
“Lembata lebih beruntung,” ujar dia singkat.

Pertandingan Persebata versus Persematim disaksikan langsung Sekda Lembata Paskalis Tapobali, Ketua DPRD Lembata Petrus Gero, Asisten Ekonomi Setda Lembata Yohanes Brechmans Daniel Dai, dan Kapolres Lembata AKBP Vivie Tjangkung.
Sekda Lembata yang hadir dalam jumpa pers mengapresiasi perjuangan Tim Sembur Paus. Dia berharap Persebata bisa tampil pada partai puncak.
Pada babak 8 besar nanti, Persebata bakal berhadapan dengan Bintang Timur FC. Tim milik Fary Francis ini unggul 2-0 atas Perss Soe di Lapangan Paulina Haning-Bullu.*** (eny)















