


Maumere-SuaraSikka.com: Virus African Swine Fever (ASF) atau demam babi Afrika kini serius menyerang Kabupaten Sikka. Pemerintah daerah setempat terpaksa memperketat lalulintas ternak babi dari dan ke Kabupaten Sikka.
Setidaknya hingga 31 Januari 2024, tercatat sudah 74 ekor babi yang mati mendadak. Empat kecamatan jadi sasaran ASF yakni Nita, Alok Barat, Alok Timur dan Alok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari hasil investigasi Dinas Pertanian setempat, diperoleh informasi bahwa beberapa kejadian kematian ternak babi dipicu oleh peredaran daging dari ternak babi yang sakit.
Begitu juga berdasarkan hasil uji spesimen pada Laboratorium Veteriner Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, semua babi yang mati mendadak dinyatakan positip ASF.
Pemerintah daerah setempat pun mulai mewanti-wanti serangan ASF melebar ke kecamatan-kecamatan lain. Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera telah mengeluarkan imbaun kepada para camat di daerah itu untuk mencegah penyebarluasan ancaman ASF.
“Upaya pengendalian penyakit hewan menular ini yang berpotensi mewabah ke dan
dari wilayah Kabupaten Sikka, maka perlunya kerja sama seluruh komponen secara
bersama-sama,” demikian imbauan Penjabat Bupati Sikka melalui surat nomor Distan.524.3/ 35 /I/2024.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












