DPRD Sikka Temukan Keanehan Pengadaan Marching Band SMPN Pigang

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 21 Maret 2024 - 17:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,529 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Sikka mengamati kelengkapan Marching Band SMPN Pigang, Kamis (21/3)

Anggota DPRD Sikka mengamati kelengkapan Marching Band SMPN Pigang, Kamis (21/3)

Maumere-SuaraSikka.com: Tim Monitoring DPRD Sikka menemukan keanehan pada proyek pengadaan Marching Band untuk SMPN Pigang di Kelurahan Wailiti Kecamatan Alok Barat.

Keanehan yang paling mencolok yakni tidak idealnya kelengkapan peralatan Marching Band. Alfonsus Ambrosius, Bahruddin, dan Hyginus Claudius Daga menduga ada hal yang tidak beres dari pengadaan Marching Band.

Dari hasil pencermatan lapangan di SMPN Pigang, Kamis (21/3), diketahui perangkat Marching Band tidak lengkap. Hal ini juga diakui Kepala SMPN Pigang Mesbayam Srangmo, dan beberapa guru di sekolah itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Informasi dari instruktur, ada 3 jenis peralatan yang kurang, yaitu snare drum, tenor sama sekali tidak ada, dan ada 1 lagi saya tidak ingat namanya,” jelas dia kepada Tim Monitoring DPRD Sikka.

Akibat peralatan Marching Band yang tidak lengkap, terpaksa seluruh peralatan tersebut disimpan saja di salah satu ruangan sekolah.

Sejak peralatan Marching Band diterima, para pelajar sekolah itu baru satu kali melakukan latihan. Namun latihan perdana sangat tidak memuaskan karena bunyi dan suara yang dihasilkan menjadi tidak sempurna akibat tidak lengkapnya peralatan Marching Band yang diberikan kepada sekolah itu.

Baca Juga :  Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Pihak sekolah kemungkinan besar tidak akan memfungsikan perlengkapan Marching Band. Jika kondisi demikian, hampir pasti program pengadaan ini menjadi mubazir.

Alfonsus Ambrosius mengaku kecewa dengan model pengadaan Marching Band bagi SMPN Pigang. Dia akan menanggapi hal ini secara politis pada mekanisme sidang LKPJ Tahun 2023.

Pengadaan Marching Band dikelola oleh Dinas PKO Sikka dengan sumber dana Specific Grand TA 2023 sebesar Rp 73.124.000.

Penyerahan perlengkapan Marching Band dibuat dalam berita acara yang ditandatangani Kepala Dinas PKO Sikka Germanus Goleng dan Kepala SMPN Pigang Mesbayam Srangmo.

Terdapat 3 komponen pengadaan, yakni 1 paket seragam drum band senilai Rp 5.550.000, Marching Band HTS SMP Luxury 13″ B senilai Rp 44.153.000, dan 1 paket seragam drum band senilai Rp 23.421.000.

Baca Juga :  Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Seragam drum band senilai Rp 5.550.000 terdiri dari seragam color guard, seragam mayoret, dan 1 pasang seragam pasukan. Sedangkan seragam drum band senilai Rp 23.421.000 juga terdiri dari seragam color guard, seragam mayoret, dan seragam pasukan.

Sementara itu Marching Band HTS SMP Luxury 13″ B terdiri dari snare drum HTS, 13″ harnes + pemukul + Marcing Bell (32 keys), harnes + pemukul + Bass Drum, 16″ harnes + pemukul + Bass Drum, 18″ harnes + pemukul + Bass Drum, 20″ harnes + pemukul + Bass Drum, 12″ harnes +  pemukul + Cymbal Nebulae, dan 16″ starp + stick mayoret fiber 150 centimeter.

DPRD Sikka membentuk Tim Monitoring dalam rangka mengevaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Sikka Tahun 2023. Tim Monitoring disesuaikan dengan daerah pemilihan setiap anggota DPRD Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA