8 Bulan Lalu Digigit Anjing Liar, Pelajar SD di Palue Tinggalkan Sekolah, Antri Dapatkan VAR

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 24 April 2024 - 10:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 241 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maria Yuliana Tanga, korban gigitan anjing liar menunjukkan kartu pemeriksaan kesehatan saat antri VAR di Puskesmas Palue, Selasa (23/4)

Maria Yuliana Tanga, korban gigitan anjing liar menunjukkan kartu pemeriksaan kesehatan saat antri VAR di Puskesmas Palue, Selasa (23/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Ratusan anak korban gigitan anjing di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka ramai-ramai antri di Puskesmas Palue, Selasa (23/4). Mereka tengah berupaya mendapatkan suntikan Vaksin Anti Rabies (VAR).

Salah satu yang ikut antri yakni Maria Yuliana Tanga. Pelajar Kelas 3 SDI Uwa itu terpaksa meninggalkan sekolah sejak pagi hari. Dia ikut antri bersama para korban gigitan anjing, demi mendapatkan VAR.

Gadis kecil ini diketahui pernah digigit seekor anjing liar pada September 2023 lalu. Delapan bulan paska digigit anjing, Maria Yuliana Tanga belum pernah disuntik VAR. Saat itu stok VAR di Kabupaten Sikka sedang kosong.

Maria Yuliana Tanga mendatangi Puskesmas Palue setelah mendapat kabar dari orangtuanya bahwa VAR sudah tersedia di Puskesmas Palue. Dia tidak ingin kasus digigit anjing 8 bulan berdampak bahaya pada dirinya.

Baca Juga :  Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

“Saya datang untuk vaksin rabies, karena sejak bulan September tahun lalu saat digigit anjing, saya tidak pernah dapat suntikan Vasin,” ungkap gadis berusia 9 tahun ini di sela-sela antri di depan Puskesmas Palue.

Maria Yuliana Tanga tampak memegang kartu pemeriksaan kesehatan. Dia juga membawa fotocopy Kartu Keluarga. Dia berharap bisa mendapatkan pelayanan VAR agar bisa bebas dari virus anjing gila yang mematikan.

Berita Terkait

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru