PKO Sikka Hentikan Kegiatan Belajar Luring di Lela

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 3 Agustus 2020 - 12:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 28 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PKO Sikka Mayella da Cunha

Kepala Dinas PKO Sikka Mayella da Cunha

Maumere-SuaraSikka.com: Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga (PKO) Kabupaten Sikka menghentikan kegiatan belajar dari rumah dengan metode pendekatan luar jaringan (luring) untuk wilayah Kecamatan Lela.

Informasi ini disampaikan Kepala Dinas PKO Sikka Mayella da Cunha melalui surat resmi yang diterbitkan Senin (3/8) hari ini. Surat tersebut ditujukan kepada Kepala Sekolah TK/PAUD, SD/MI, dan SMP/MTs.

PKO Sikka Hentikan Kegiatan Belajar Luring di LelaDalam surat penegasan yang sifatnya penting itu, Mayella da Cunha mempertimbangkan kondisi yang terjadi di Kecamatan Lela saat ini.

“Berdasarkan kondisi yang terjadi di wilayah Lela saat ini, di mana adanya hasil test positip Covid-19 terhadap oknum warga masyarakat,” alasan Mayella da Cunha.

Dengan penghentian metode pembelajaran kelompok atau titik pembelajaran, selanjutnya Kadis PKO mengarahkan para guru menyiapkan bahan ajar cetak yang dibagikan kepada peserta didik, dengan mengantar langsung ke rumah atau siswa mengambilnya di sekolah.

Mayella da Cunha menambahkan belajar dari rumah dengan metode dalam jaringan (daring) dapat dilakukan dengan memperhatikan ketersediaan sarana dan prasaran setempat, serta kemampuan orang tua dan/atau peserta didik.

Baca Juga :  Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
PKO Sikka Hentikan Kegiatan Belajar Luring di Lela
Camat Lela Y.A. Yance Padeng

Sebelumnya, Camat Lela Y.A. Yance Padeng yang ditemui Sabtu (1/8) di Posko BPBD lokasi karantina terpusat, mengeluh kegiatan belajar metode luring. Dia kuatir muncul penyebaran virus corona menyusul salah seorang warga Kecamatan Lela terpapar positip corona.

Sebelumnya diberitakan seorang warga Desa Hepang Kecamatan Lela, berinisial EV, dipastikan terpapar virus corona. Pemuda berusia 19 tahun ini baru kembali dari Propinsi Kalimantan Selatan.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru