Lela Marak Kekerasan Terhadap Anak

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 16 September 2018 - 13:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 35 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Maumere-SuaraSikka.com: Kecamatan Lela kini, seakan-akan mulai marak dengan persoalan kekerasan terhadap anak. Sebelumnya media ini pernah memberitakan kasus pencabuan atau pelecehan seksual di Dusun Lela Desa Lela. Kini terungkap lagi dugaan kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur di Dusun Wololora Desa Baopaat.
Belum ada data yang pasti tentang berapa banyak kasus kekerasan terhadap anak di kecamatan itu. Namun dari rentetan berita media, telah menunjukan makin miskinnya moralitas manusia di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dua peristiwa terakhir di atas selalu menjadikan anak-anak kecil sebagai korban. Sementara pelakunya adalah orang-orang dekat yang sudah berusia dewasa, bahkan sudah berkeluarga. Dan dua peristiwa tersebut terjadi pada bulan Juni 2018, di mana baru terungkap setelah beberapa bulan.

Berita Terkait:


Kapolres Sikka Rickson PM Situmorang kepada media ini beberapa hari lalu, menyebutkan peristiwa di Baopaat ini terungkap setelah SPKT Polres Sikka  menerima laporan dari orang tua korban. Dia pun menceritakan kronologis terjadinya peristiwa ini.
Adalah Eda, gadis kecil berusia 7 tahun, yang tinggal di Dusun Woloara Desa Baopaat. Pada suatu hari di Juni 2018, dia diajak ICI, seorang kawan dekatnya, untuk menginap di rumah ICI, yang tidak jauh dari rumah Eda. Malam itu, kedua sahabat ini tidur di kamar ICI.
Sekitar pukul 00.00 Wita, ayah ICI yang berinitial WH, masuk ke dalam kamar anaknya, dan tidur bersama ICI dan Eda. Tidak lama berselang Eda terbangun dari tidur karena merasa ada yang memegang kemaluannya. Ternyata yang memegang kemaulan Eda adalah WH. Anehnya, WH justeru meminta Eda memegang kemaluannya, namun Eda menolak. Saat yang sama ICI juga terbangun dari tidur. Dia lalu mengajak kawannya tidur bersama istri terlapor di kamar sebelah.
Niat jahat WH yang kini berstatus terlapor, malam itu tidak kesampaian. Dia lalu mencari kesempatan pada keesokan harinya, saat istri terlapor pergi ke kebun. Di rumah haya tinggal WH bersama ICI dan Eda. Dengan akal bulusnya, WH menyuruh ICI membeli rokok, sehingga di rumah itu hanya WH dan Eda saja.
Begitu ICI berangkat ke kios, WH langsung mendorong Eda ke dalam kamar, dan menutup pintu rapat-rapat. Dengan nafsu yang sudah tidak tertahan, WH membuka celana Eda, dan juga celana sendiri. Lalu dia memasukan kemaluannya pada kemaluan Eda. Korban merasa kesakitan, lalu menangis.
Setelah itu WH memasukan jarinya ke dalam kemaluan korban. Dia memaksa korban memegang penisnya, tetapi korban menolak. Lalu di hadapan korban, WH melaklukan onani hingga spermanya keluar.*** (eny)
Baca Juga :  Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru