Bentrok Polisi dan Lanal, Kapolres Sikka Bungkam

1
246
Bentrok Polisi dan Lanal, Kapolres Sikka Bungkam
Suasana di Pos KP3 Laut, Senin (15/10), tidak ada satu pun anggota yang bertugas
Maumere-SuaraSikka.com: Oknum polisi dan oknum lanal dikabarkan sempat terjadi bentrok di Pelabuhan Laurens Say, Sabtu (113/10) malam. Kapolres Sikka yang dikonfirmasi terkait peristiwa ini, masih saja bungkam. Tidak ada keterangan resmi sebagaimana yang dilakukan jika terjadi peristiwa apa saja di Maumere Kabupaten Sikka.
Informasi yang dihimpun media ini, bentrok antara oknum polisi dan oknum lanal benar terjadi. Berbagai sumber media ini menginformasikan peristiwa Sabtu malam itu. termasuk otoritas di Pelabuhan Laurens Say juga membenarkan terjadinya peristiwa perkelahian antara oknum polisi dan oknum lanal. Sayangnya media ini belum bisa mendapatkan informasi pasti dari Kapolres Sikka sebagai pihak yang paling berkepentingan memberikan keterangan tentang keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Sikka.
Media ini sempat mendapatkan rilis tentang kronologis peristiwa tersebut, dilengkapi dengan foto-foto dan surat pernyataan yang ditandatangani dua orang pejabat penting di Polres Sikka dan Lanal Maumere. Namun bukti-bukti ini belum mendapatkan klarifikasi resmi dari Kapolres Sikka.
Pantauan media ini pada Senin (15/10) sekitar pukul 10.00 Wita, pasca bentrokan antara oknum polisi dan oknum lalal, situasi di Pelabuhan Laurens Say sepertinya mencekam. Kantor Pos KP3 Laut yang terletak di dalam kompleks Pelabuhan Laurens Say tampak kosong dan lengang. Tidak ada satu pun anggota Pos KP3 Laut yang bertugas di kantor itu.
Suasana kantor menunjukkan seperti pernah terjadi sesuatu di dalam ruangan kantor itu. Seluruh aset didalam kantor itu memang tampak rapi, namun banyak sekali bekas cat berwarna coklat yang terlihat di ruangan kantor. Bekas cat itu tidak saja berhamburan di lantai, tetapi juga terlihat pada papan informasi, tempat tidur yang terbuat dari bambu, dan dinding kantor.
Informasi yang dihimpun media ini, bentrok antara oknum polisi dan oknum lanal terjadi sekitar pukul 21.45 Wita saat keduanya sedang melaksanakan tugas pengamanan. Hal ini dipicu oleh kesalahapahaman menyusul masuknya beberapa truk pengangkut bawang merah. Terjadi perbedaan pelayanan antara oknum polisi dan oknum lanal, yang mengakibatkan keduanya sempat terlibat perkelahian.
Kasus perkelahian ini kemudian diselesaikan di SPKT Polres Sikka. Kedua oknum aparat keamanan ini kemudian bersepakat untuk tidak melanjutkan kasus tersebut ke jenjang yang lebih tinggi. Meski demikian, ada informasi lain yang menyebutkan bahwa persoalan ini bakalan panjang karena menyangkut korps.*** (eny)

KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini