KBM di Bawah Pohon, Saat Gerimis Langsung Bubar

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 12 November 2018 - 15:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 33 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kegiatan belajar mengajar di bawah pohon pada Satuan Pendidikan Non Formal SKB Kabupaten Sikka, Senin (12/11)

Suasana kegiatan belajar mengajar di bawah pohon pada Satuan Pendidikan Non Formal SKB Kabupaten Sikka, Senin (12/11)

Maumere-SuaraSikka.com: Puluhan pelajar setara SMP dan SMA yang menimba ilmu pengetahuan di Satuan Pendidikan Non Formal SKB Kabupaten Sikka di Jalan Mawar Perumnas, selama satu bulan terakhir ini terpaksa melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) di bawah pohon. Jika gerimis datang, mereka lari berhamburan. Praktis KBM pun bubar.
Ketua Kelas IX Maria Anita Meli mengatakan mereka terpaksa belajar di bawah pohon karena ruangan kelas di sekolah itu sedang dalam rehabilitasi. Dia berharap pekerjaan rehabilitasi cepat selesai sehingga mereka bisa melaksanakan KBM di dalam ruangan kelas.
“Kami punya ruangan kelas sedang direhab sejak akhir September lalu. Jadi sekolah arahkan kami untuk belajar di luar, di bawah pohon ini. Beberapa kali gerimis, kami langsung lari, cari tempat berlindung. Belajar di dalam ruangan kelas lebih nyaman,” tutur Maria Anita Meli.
Pantauan media ini, Senin (12/11), ada dua rombongan belajar yang KBM di bawah pohon di halaman tengah sekolah tersebut. Satu rombongan belajar Kelas IX berjumlah 13 siswa di bawah pohon kersen, dan satu lagi rombongan belajar Kelas XII berjumlah 11 siswa di bawah pohon asam Jawa. Dua rombongan belajar yakni Kelas VIII dan Kelas X yang sebelumnya juga KBM di bawah pohon, mulai hari ini dipindahkan ke ruangan PAUD.
Pelaksana Tugas Satuan Pendidikan Non Formal SKB Kabupaten Sikka Hortensia Dou menjelaskan pihaknya mendapat dana alokasi khusus (DAK) Rp 1,2 miliar untuk pembangunan 3 ruang kelas baru, rehabilitasi 7 ruangan kelas, dan rehabilitasi aula sekolah dan kantor sekolah. Dengan kondisi ini, terpaksa KBM empat rombongan belajar dipindahkan di bawah pohon, karena ruangan kelas sedang dalam proses pekerjaan rehabilitasi.
Satuan Pendidikan Non Formal SKB Kabupaten Sikka memiliki 7 rombongan belajar, yakni 3 rombongan belajar setara SMP berjumlah 63 siswa, 3 rombongan belajar setara SMA berjumlah 42 siswa, dan PAUD berjumlah 50 anak. Khusus untuk siswa Paket B dan Paket C rata-rata berasal dari keluarga tidak mampu.*** (eny)
Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru