Wow! Jembatan Putus, 8 Mobil Terperangkap

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 18 Januari 2019 - 20:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 34 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendaraan-kendaraan yang terperangkap akibat jembatan putus akhirnya bisa dievakuasi melewati Kali Dagemage, Jumat (18/1)

Kendaraan-kendaraan yang terperangkap akibat jembatan putus akhirnya bisa dievakuasi melewati Kali Dagemage, Jumat (18/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Banjir bandang menghanyutkan dua jembatan di Desa Kolisia Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Kamis (17/1). Dua jembatan ini berjarak kurang lebih 100 meter. Sebanyak 8 mobil terperangkap di antara dua jembatan yang putus tersebut, yakni 3 buah truk, 1 dump truk, 3 pick up, dan 1 angkutan pedesaan. Puluhan motor berbagai merek pun ikut terjebak.
Yanto, salah seorang sopir truk mengatakan dia mengangkut barang-barang dari Maumere untuk keperluan PLTU Ropa di Kabupaten Ende. Dia masih sempat melewati Jembatan Magerepu, kira-kira 100 meter sebelum Jembatan Darurat Dagemage. Lalu dia ikut antri bersama kendaraan bermotor lainnya untuk melewati jembatan darurat sekitar pukul 14.00 Wita. Saat itu hujan deras, dan debit air cukup tinggi pada Kali Dagemage.

Berita Terkait:


Banjir bandang yang deras itu akhirnya menghanyutkan dua jembatan darurat di Dagemage sekitar pukul 15.30 Wita. Bersamaan dengan itu terbetik kabar Jembatan Magerepu pun ikut hanyut banjir. Praktis kendaraan-kendaraan bermotor yang sedang antri ini pun ikut terperangkap.
Andi, seorang sopir pick up mengisahkan saat itu suasana begitu panik. Apalagi banjir bandang mulai mengikis sampai ke pinggir tebing. Kendaraan-kendaraan bermotor pun memilih parkir di tempat yang jauh dari kali. Malam itu Andi dan kawan-kawan yang menumpang di pick up terpaksa tidur di dalam mobil. Bersyukur tidak jauh dari tempat itu ada warung makan.
Setelah banjir bandang pelan-pelan mulai surut, warga masyarakat sekitar membantu mengevakuasi kendaraan roda dua ke seberang kali. Itu pun harus ada biaya ekstra dari pemilik kendaraan. Hingga akhirnya tersisa 8 mobil yang belum bisa dievakuasi.
Pada Jumat (18/1) pagi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sikka menurunkan sebuah alat berat untuk membantu evakuasi 8 mobil tersebut. Kebetulan alat berat ini sengaja disiagakan di dekat Kali Dagemage untuk mengantisipasi jika terjadi bencana.
Pantauan media ini, alat berat dari Dinas PUPR Sikka ini menyingkirkan material berupa batu-batu besar dan gelagar yang menutup jalur alternatif sebelumnya. Setelah kondisi memungkinkan, akhirnya 8 mobil tersebut bisa diseberangkan untuk melanjutkan perjalanan.
Sebagaimana diketahui, hujan deras yang menghantam wilayah Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Kamis (17/1) kemarin, mengakibatkan dua jembatan di Kecamatan Magepanda putus dan terbawa banjir bandang. Praktis transportasi pantai utara (pantura) lumpuh total.
Dua jembatan yang putus itu terletak di Desa Kolisia, yakni Jembatan Darurat  Dagemage, dan Jembatan Megerepu. Jarak dua jembatan ini kurang lebih 100 meter saja. Jalur ini menghubungkan 8 kabupaten di Pulau Flores, dari Kabupaten Flores Timur di ujung timur, hingga Kabupaten Manggarai Barat di ujung barat.*** (eny)
Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru