Bupati Sikka Belum Tahu Perkembangan Dana Adat Pendidikan

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 28 Februari 2019 - 17:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 22 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo

Maumere-SuaraSikka.com: Dana adat pendidikan di Kabupaten Sikka Propinsi NTT menjadi topik hangat selama beberapa bulan terakhir. Terjadi debatabel yang seru antara pemerintah dan DPRD setempat, menyoal aspek yuridis. Bagaimana perkembangan selanjutnya, sampai sekarang belum jelas. Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong sendiri mengaku belum tahu perkembangannya.
“Saya belum tahu. Saya belum dilaporkan. Mereka masih di Kupang,” jawab Robby Idong ketika diklarifikasi media ini, Kamis (28/2), usai mengikuti HUT ke-47 Basarnas di Kantor Basarnas Maumere di Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat.
Mereka yang dimaksudkan Bupati Sikka yakni Tim Asistensi Pemerintah Daerah (TAPD), yang sementara ini bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sikka sedang melakukan asistensi di Pemprop NTT. Asistensi berkaitan dengan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RPJMD Kabupaten Sikka Tahun 2018-2023. Salah satu poin penting dalam RPJMD tersebut adalah dana adat pendidikan.
Sebagaimana diketahui, dana adat pendidikan merupakan salah satu janji kampanye Robby Idong bersama Romanus Woga. Setelah terpilih, keduanya serius mengimplementasikan dana adat pendidikan dengan mengajukan Ranperda Bantuan Dana Pendidikan kepada DPRD Sikka. Namun dalam perkembangannya DPRD Sikka menolak membahas Ranperda Bantuan Dana Pendidikan dengan alasan antara lain belum dibahas dalam Ranperda RPJMD.
Dalam pembahasan Ranperda RPJMD, masalah dana adat pendidikan ini terbelah menjadi dua. Pemerintah daerah merujuk kepada UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, khususnya Pasal 76. Pada ayat (2) terdapat tiga bentuk pemenuhan hak mahasiswa yakni beasiswa kepada mahasiswa berprestasi, bantuan atau membebaskan biaya pendidikan, dan/atau pinjaman dana tanpa bunga yang wajib dilunasi setelah lulus dan/atau memperoleh pekerjaan.
Namun anggota Pansus mempersoalkan belum adanya Peraturan Menteri yang mengatur lebih lanjut tentang pemenuhan hak mahaiswa, sebagaimana tertuang di dalam ayat (4) Pasal 76. Anggota Pansus menyarankan bantuan dana pendidikan dalam bentuk beasiswa kepada mahasiswa berprestasi. Model ini lebih praktis dilaksanakan, dan bisa langsung implementasi melalui peraturan bupati.
Informasi yang dihimpun media ini, pemerintah akhirnya bersepakat untuk menggunakan model beasiswa sebagai bantuan pendidikan. Robby Idong yang dikonfirmasi tentang hal ini mengaku belum mendapatkan laporan dari TAPD. Kepala Bapelitbangda Kabupaten Sikka Alfrin Pareira yang dihubungi melalui telepon selular, belum memberikan keterangan terkait perubahan model bantuan dana pendidikan. Dikabarkan Alfrin pareira termasuk salah satu TAPD yang sedang mengikuti asistensi di Kupang.*** (eny)
Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru