Diperiksa Penyidik, RT Menyangkal Disebut Bandar KP

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 28 Februari 2019 - 16:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 27 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang

Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang

Maumere-SuaraSikka: Setelah dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik, RT yang disebut-sebut sebagai bandar kupon putih (KP) di Maumere Kabupaten Sikka Propinsi NTT akhirnya memenuhi panggilan ketiga. Saat diperiksa penyidik dua minggu lalu, dia justeru menyangkal disebut sebagai bandar KP.
Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang yang dihubungi kemarin menginformasikan RT sudah memberikan keterangan kepada penyidik terkait operasi penangkapan pengepul KP beberapa waktu lalu.
“Sudah di-BAP, dia menyangkal terlibat kupon putih,” ujar Rickson Situmorang melalui pesan WhatsApp, Rabu (27/2).
Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Heffri Dwi Irawan yang dihubungi di ruang kerjanya, Kamis (28/2), menjelaskan RT dimintai keterangan sebagai saksi atas tersangka WW yang ditangkap di Koting. Pemanggilan WW berdasarkan keterangan WW yang menyebut menyetor uang hasil pembelian KP kepada seorang bandar bernama RT.
“Kita sudah periksa, sekitar dua minggu lalu. Dia menyangkal terlibat dalam KP. Yah itu hak dia,” jelas Heffri Dwi Irawan.
Heffri Dwi Irawan mengatakan penyidik mengalami kesulitan untuk menejerat RT, karena alat bukti yang tidak cukup. Keterangan WW belum bisa dijadikan alat bukti karena hanya keterangan lisan tanpa ada bukti. Menurut dia, tidak ada satu bukti percakapan di handphone milik WW yang menyebut nama RT sebagan bandar KP.
“Memang agak sulit karena alat bukti tidak cukup. Mengungkap KP ini harus operasi tangkap tangan,” tambah dia.
Sebagaimana diketahui, pada Desember 2018 lalu aparat keamanan Polres Sikka berhasil mencokok 7 orang pengepul KP di berbagai tempat berbeda. Dua pengepul dan satu penjual ditangkap pada Rabu (12/12/2018). Menyusul setelah itu, Sabtu (15/12/2018), polisi kembali menggelandang empat orang yang terlibat judi ilegal ini.
Namun aparat keamanan belum berhasil meringkus bandar-bandar KP yang diduga sebagai penggerak usaha ilegal ini. Bandar-bandar KP masih bebas berkeliaran, belum disentuh sedikit pun oleh aparat keamanan.
Informasi yang dihimpun media ini, terdapat beberapa bandar besar di Kota Maumere. Mereka ini yang memiliki usaha menjalankan praktik judi tanpa izin itu. Setiap tebakan dibeli dengan harga Rp 1.000. Untuk tebakan jitu 2 angka dibayar Rp 65.000, jitu 3 angka Rp 350.000, dan jitu 4 angka Rp 2.500.000. Kegiatan judi KP ini dilaksanakan selama 5 hari dalam 1 minggu, yaitu Minggu, Senin, Rabu, Kamis, dan Sabtu.
Dari penelusuran media ini, setiap bandar memiliki puluhan orang yang bekerja membantunya yang biasa disebut dengan pengepul. Para pengepul mendapat komisi harian dari bandar yakni 2 angka 25 persen dan 3-4 angka 50 persen. Para pengepul juga memilki orang-orang yang membantunya bekerja yang biasa disebut dengan pengecer atau istilah yang biasa terdengar yakni loket.*** (eny)
Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru