Premanisme di Pasar Wairkoja, Bintang Manis Meregang Nyawa

0
149
Premanisme di Pasar Wairkoja, Bintang Manis Meregang Nyawa
Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang
Maumere-SuaraSikka.com: Aksi premanisme pada tempat fasilitas umum, masih sering terjadi. Di Pasar Wairkoja Desa Wairkoja Kecamatan Kewapante Kabupaten Sikka Propinsi NTT misalnya, Rabu (27/3) kemarin, Bertoldus Bintang Manis, 51 tahun, harus meregang nyawa gara-gara saling klaim wilayah kekuasaan di pasar itu.
Kapolres Sikka AKPB Rickson Situmorang menjelaskan peristiwa penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal, terjadi di depan Pasar Wairkoja. Pelaku yang teridentifikasi berinitial RM, 38 tahun, warga Kloangaur Desa Heopuat Kecamatan Hewokloang, kini sudah diamankan pihak kepolisian.
Peristiwa ini bermula saat korban sedang bermain judi jenis dadu putar. Sekitar pukul 17.30 Wita datanglah pelaku sambil marah-marah, dan mengklaim tempat permainan dadu putar itu adalah wilayah kekuasaannya. Namun korban menjawab bahwa tempat tersebut merupakan pasar umum, bukan milik orang perorang.
“Mendengar jawaban korban, terlapor semakin marah. Lalu dia mencabut sebilah pisau dari pinggangnya, dan langsung menikam korban,” jelas Rickson Situmorang.
Mikael Moa Ina yang berada di lokasi kejadian sempat melerai. Korban pun berusaha menghindar dengan cara meninggalkan lokasi. Belum merasa puas, pelaku lalu mengejar korban dan menikam dari arah belakang, mengenai punggung kanan korban. Setelah itu pelaku langsung melarikan diri.
Saksi-saksi yang ada pada saat kejadian seperti Mikael Moa Ina, Marselinus Mage, dan Marianus Laka, kemudian membawa korban ke RS Santo Gabriel Kewapante, sekitar 2 kikometer dari lokasi kejadian. Namun korban akhirnya menghembuskan napas di rumah sakit itu.
Ignasius Nong Harten, anak korban, langsung melapor peristiwa naas ini ke Polsek Kewapante. Polisi pun turun ke lokasi kejadian guna melakukan olah tempat kejadian perkara. Aparat keamanan juga sempat ke rumah sakit untuk melihat kondisi korban dan membuat visum.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini