Bermaksud Cari Babi, Yosefina Koro Tewas Setelah Jatuh dari Tebing

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 26 April 2019 - 00:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 55 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penemuan mayat korban Yosefina Koro Dusun Wu'u Desa Wolokoli Kecamatan Bola Kabupaten Sikka, Rabu (24/4)

Penemuan mayat korban Yosefina Koro Dusun Wu'u Desa Wolokoli Kecamatan Bola Kabupaten Sikka, Rabu (24/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Malang nian nasib Yosefina Koro, warga Dusun Wu’u Desa Wolokoli Kecamatan Bola Kabupaten Sikka di Propinsi NTT. Awalnya bermaksud mencari babi yang terlepas, janda berusia 71 tahun ini terjatuh dari tebing. Dia ditemukan sudah dalam keadaan tewas di tempat, Rabu (24/4).
Jenazah korban kemudian dibawa dan disemayamkan di rumah keluarga di Kampung Ahuwair Desa Nangatobong Kecamatan Waigete. Menurut informasi korban telah dimakamkan pada Kamis (25/4) di Ahuwair.
Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang kepada media ini membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan mayat korban ditemukan sekitar pukul 06.30 Wita. Tubuh korban dalam posisi posisi telungkup, dan keluar darah dari hidungnya.
Menurut keterangan keluarga, jelas Rickson Situmorang, korban keluar dari rumah sekitar pukul 04.00 Wita menuju ke kebun yang tidak jauh dari rumah korban. Dia hendak mencari babi miliknya yang terlepas. Korban membawa seutas tali nilon berwarna biru yang panjangnya kira-kira 1,5 meter.
Saat tiba di kebun belakang rumah, korban melewati jalan setapak yang bertebing. Agar tidak terpeleset, dia lalu memegang sebatang pohon. Ternyata batang pohon itu sudah lapuk, sehingga saat dipegang korban, batang pohon yang lapuk itu pun patah.
“Ketika batang pohon yang lapuk itu patah, sepertinya korban hilang keseimbangan, lalu terjatuh ke bawah tebing, kira-kira 1,5 meter. Saat ditemukan korban sudah meninggal dunia,” jelas Rickson Situmorang.
Rickson menambahkan korban adalah seorang janda yang tidak memiliki anak. Selama ini dia tinggal sendiri di rumahnya di Dusun Wu’u Desa Wokokoli. Keluarga korban menolak untuk dilakukan visum luar maupun dalam dari pihak Puskemas Bola, dan menerima kematian korban sebagai suatu musibah.*** (eny)
Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru