Grup Pornografi Dihapus, Penyidik Kesulitan Jerat Admin

0
328
Begal Sadis di Maumere, Kepala Korban Robek Dipukul dengan Batu Cor
Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang
Maumere-SuaraSikka.com: Penyidik Unit Tipiter Reskrim Polres Sikka kesulitan menjerat admin dua grup pornografi di Kabupaten Sikka. Pasalnya dua grup yang meresahkan itu sudah dihapus oleh adminnya sendiri sebelum polisi membekuk mereka. Dua grup pornografi tersebut adalah Gowa Together dan Nekad Main Makan Berani.
Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang yang dihubungi media ini di ruang kerjanya, Rabu (15/5), menjelaskan penyidik tidak menemukan lagi jejak digital gup pornografi yang belakangan ini sedang viral. Ternyata dua grup pornografi tersebut sudah dihapus oleh adminnya pada Minggu (12/5).
“Kita sudah mencari jejak digital dua grup itu, ternyata sudah tidak ada lagi. Waktu penyidik interview adminnya, mereka mengaku sudah menghapus grup tersebut,” jelas Rickson Situmorang yang didampingi Kasat Reskrim AKP Heffri Dwi Setiawan dan Kanit Tipiter Ipda Razes P. Manurung.
Dia mengatakan dengan dihapusnya grup pornografi dari facebook, penyidik tidak mempunyai alat bukti yang cukup untuk menjerat admin. Dua dari tiga admin yang dibekuk polisi memang mengakui berinisiatif membuat grup pornografi. Namun penyidik masih membutuhkan alat bukti lain berupa jejak digital gup tersebut.
Dengan fakta-fakta yang ada, jelas dia, polisi hanya akan memberikan pembinaan kepada admin-admin yang telah menginisiasi grup pornografi, termasuk admin yang terlibat mengurus dan mengelola grup tersebut. Bagaomana bentuk pembinaan belum diektahui, karena sampai dengan kemarin petang tiga admin yang dibekuk masih berada di ruangan Unit Tipiter Reskrim Polres Sikka.
YR, 16 tahun, admin dan penginisiatif Grup Gowa Together mengaku telah menutup grup tersebut pada Minggu (12/5). Dia terpaksa menutup grup itu setelah mendapat informasi bahwa polisi sedang memburu admin pengelola grup. Grup ini dibuat pada 1 Maret 2019, dan hingga ditutup sudah beranggotakan 5.100 orang.
Demikian pun AGG, 23 tahun, admin dan penginisiatip Grup Nekad Main Makan Berani menutup grup tersebut pada Minggu (12/5). Padahal grup tersebut baru dia buat satu hari, Sabtu (11/5). Meski baru satu hari, grup ini sudah memiliki lebih dari 200 anggota.
Sebagaimana diberitakan, polisi membekuk tiga admin grup pornografi dari dua grup berbeda, yaitu YR selaku admin Grup Gowa Together serta AGG dan GL sebagai Grup Nekad Main Makan Berani.
YR merupakan pelajar Kelas X pada sebuah sekolah di Kota Maumere. Sedangkan AGG, adalah mahasiswa pada sebuah perguruan tinggi di Kota Maumere, dan GL adalah pelajar Kelas XII sebuah sekolah di Kota Maumere. Saat diperiksa penyidik, YR dan AGG mengaku membuat grup tersebut hanya untuk hiburan semata.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini