Waspada! Pelajar di Sikka Terlibat Begal

0
155
Waspada! Pelajar di Sikka Terlibat Begal
Dua pelaku begal di Kabupaten Sikka yang berhasil diamankan aparat keamanan
Maumere-SuaraSikka.com: Masyarakat Kabupaten Sikka diminta untuk mewaspadai maraknya peristiwa begal di daerah itu. Tidak tanggung-tanggung, pelajar pun sudah terlibat pada kejahatan ini.
RS, 16 tahun, seorang pelajar yang berdomisili di belakang Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Atap di Kelurahan Madawat Kecamatan Alok, berhasil diamankan Satuan Reskrim Polres Sikka pada Selasa (22/10) malam. Pelajar ini diketahui terlibat aksi begal yang dilakukan pada Selasa (22/10) dinihari.
Bersama dia, aparat keamanan pun mengamankan pelaku lain berinitial JO, 18 tahun, yang berdomisili di Jalan Gajah Mada Kelurahan Madawat. JO sementara ini tidak memiliki pekerjaan.
Dari tangan kedua pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yakni 1 unit handphone merek Vivo berwarna biru, uang tunai sebesar Rp 131.000 yang dirampas dari tas korban, 2 buah simcard milik korban, dan 1 buah batu cor yang digunakan untuk memukul kepala korban.
Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang, Rabu (23/10) malam, menjelaskan pihaknya menerima laporan dari Paskalis Pas, 43 tahun, yang menjadi korban begal dan pencurian dengan kekerasan. Setelah melakukan penyelidikan, dalam waktu kurang dai 1×24 jam, polisi berhasil meringkus dua orang pelaku. Kini pelaku dan barang bukti telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Dia mengatakan aksi begal ini terjadi pada Selasa (22/10) sekitar pukul 03.00 Wita dinihari. Waktu itu korban baru kembali dari tempat acara keluarga, diantar oleh temannya ke dalam Mess Hotel Go. Saat itu korban dihadang oleh dua RS dan JO. Dua pelaku ini kemudian meminta rokok dari korban.
“Korban memberikan rokok kepada pelaku, lalu langsung berjalan menuju Mess Hotel Go. Tiba-tiba kedua pelaku memukul kepala korban dengan batu cor. Korban sempat lari ke dalam mess, namun pelaku berhasil merampas tas korban,” terang Rickson Situmorang.
Di dalam tas korban terdapat handphone merek Vivo berwarna biru dan uang tunai berjumlah sekitar Rp 700 ribu. Pelaku mengambil handphone dan uang, lalu membuang tas korban ke dalam mess.
Selain kehilangan handphone dan uang, korban juga mengalami luka robek di bagian kepala dan memar di bagian wajah. Luka robek di bagian kepala akibat korban dipukul berkali-kali dengan batu cor.
Rickson Situmorang menambahkan berdasarkan peristiwa itu, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Sikka. Dan sekitar pukul 21.00 Wita polisi berhasil meringkus kedua pelaku.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini