Jelang PSN Massal, DBD Sudah Capai 1.172 Kasus, 13 Meninggal
Dibaca 10 kali
Spesialis Anak Dokter Mario Nara sedang memeriksa kesehatan pasien DBD beberapa waktu lalu
Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka telah menginstruksikan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang dimulai Senin (9/3) besok. Sehari menjelang PSN massal, demam berdarah dengue (DBD) sudah mencapai 1.172 kasus, di antaranya 13 orang meninggal.
“Kasus bertambah lagi, sampai kemarin sudah 1.172, dan yang meninggal 13 orang. Meski demikian di minggu ke-10 ini ada kecenderungan jumlah kasus menurun,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus, Minggu (8/3).
Petrus Herlemus yang baru dipromosikan beberapa hari lalu menjadi kepala dinas, berharap ke depan jumlah kasus terus berkurang hingga titik nol. Apalagi, kata dia, mulai besok dilakukan PSN massal selama 14 hari berturut-turut.
Kecamatan Magepanda masih menjadi pendulang kasus terbesar yakni sebanyak 170 kasus dengan 1 kematian. Menyusul setelah itu Kecamatan Nita dengan 137 kasus dan 2 meninggal.
Tiga kecamatan di dalam kota dengan jumlah penduduk cukup besar berada di urutan berikut. Alok dengan 122 kasus dan 2 meninggal, Alok Timur dengan Alok 118 kasus dan 2 meninggal, serta Alok Barat dengan 106 kasus tanpa kasus kematian.
Tercatat empat kecamatan yang kasusnya tidak terlalu tinggi, tapi ikut menyumbang kematian. Tanawawo dengan 23 kasus 2 meninggal, lalu Mego dengan 44 kasus 2 meninggal, menyusul Bola dengan 41 kasus 1 meninggal, serta Nele dengan 33 kasus 1 meninggal.
Hingga kemarin, lebih dari 100 pasien DBD masih dirawat intensif di sejumlah fasilitas kesehatan. Paling banyak terdapat di RSUD TC Hillers Maumere.*** (eny)