4 Warga Palue Lapor Diri di Covid Center Maumere

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 23 Maret 2020 - 18:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 12 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Deaa Maluriwu Kecamatan Palue yang melapor diri ke Covid Center Sikka Senin (23/3)

Warga Deaa Maluriwu Kecamatan Palue yang melapor diri ke Covid Center Sikka Senin (23/3)

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 4 orang warga Desa Maluriwu Kecamatan Palue Kabupaten Sikka, Senin (23/3), mendatangi Covid Center di Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka. Mereka melaporkan diri karena baru datang dari daerah di luar Propinsi NTT.

Empat warga Palue ini merupakan satu keluarga, terdiri dari seorang ibu dan 3 orang anak yang sudah dewasa. Terdapat 1 anak laki-laki dan 2 anak perempuan. Mereka datang ke Posko Satuan Gugus Tugas Covid Kabupaten Sikka, diantar oleh Kepala Desa Maluriwu Selestinus Laba.

Justina Nona, ibu dari anak-anak tersebut, sudah berada di Maluriwu sejak Rabu (18/3). Dia datang dari Denpasar dengan menggunakan pesawat. Sementara anak-anaknya selama ini kuliah di Bima Nusa Tenggara Barat. Anak-anaknya baru tiba Minggu (22/3) dengan kapal laut.

“Kami baru tiba dari Denpasar dan Bima. Lalu Kepala Desa sampaikan untuk lapor diri ke Posko. Katanya untuk pencegahan wabah Covid,” terang dia.

Perempuan ini mengaku sudah melaporkan keberadaan mereka kepada petugas di Covid Center. Petugas telah mengambil identitas dan sejumlah keterangan. Mereka pun diperbolehkan pulang, dan disarankan untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Informasi dari Covid Center, sejak Posko Satuan Gugus Tugas Covid difungsikan, cukup banyak warga yang melaporkan diri, setelah selesai melakukan perjalanan dinas, atau kembali dari daerah di luar Kabupaten Sikka. Data yang disampaikan Ketua Satuan Gugus Tugas Covid Sikka Wilhelmus Sirilus, hingga Senin (23/3) pukul 13.00 Wita tercatat 586 orang yang melakukan karantina mandiri, dan 14 orang dalam pemantauan.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru