Warga di Sikka Tolak Karantina Penumpang Lambelu di Sekolah-Sekolah

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 6 April 2020 - 13:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 96 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kota Uneng menolak SDI Santo Yosef dijadikan tempat karantina penumpang KM Lambelu, Senin (6/4) (foto: istimewa)

Warga Kota Uneng menolak SDI Santo Yosef dijadikan tempat karantina penumpang KM Lambelu, Senin (6/4) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Kebijakan Pemkab Sikka mengkarantinakan penumpang KM Lambelu mendapat tantangan. Warga di sekitar sekolah-sekolah yang akan dijadikan tempat karantina, ramai-ramai menolak kebijakan ini.

Pantauan media ini Senin (6/4), sejak mengetahui SDI Wairklau sebagai lokasi karantina, warga Perumnas di Keleurahan Madawat Kecamatan Alok langsung bereaksi. Mereka membentang spanduk menolak sekolah tersebut dijadikan tempat karantina.

Aksi penolakan pun bermunculan di mana-mana. Seperti terjadi di SDI Madawat dan SDI Santo Yosef, warga Kelurahan Kabor dan Kelurahan Kota Uneng yang berada di sekitar dua sekolah ini pun bereaksi sama. Mereka menolak dua sekolah ini dijadikan tempat karantina.

Warga di sekitar SD Tingkat Madawat di Kelurahan Madawat, juga menolak sekolah itu dijadikan tempat karantina. Mereka mendesak pemerintah mencari tempat yang lebih nyaman, jauh dari pemukiman penduduk.

Sekretaris Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus mengatakan seharusnya masyarakat tidak perlu kuatir dengan kebijakan pemerintah menjadikan sekolah-sekolah sebagai tempat karantina. Para penumpang KM Lambelu yang dikarantina di sekolah-sekolah, katanya, akan mendapatkan pelayanan sesuai protokoler pencegahan penularan virus corona.

“Untuk penempatan di sekolah, tidak usah kuatir, karena semua protokoler kita akan ikuti. Kemudian penjagaan yang ketat oleh tenaga kesehatan untuk pantau 1×24 jam,” jelas Petrus Herlemus yang juga Kepala Dinas Kesehatan di ruang kerjanya.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Dia mengatakan pemerintah daerah setempat melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Sikka sudah menyiapkan 7 sekolah dengan total 60 ruangan kelas. Setiap ruangan kelas akan diisi 5 orang.

Namun apapun argumentasi Satgas Covid Sikka, warga sekitar sekolah-sekolah yang direcanakan sebagai tempat karantina, tetap menolak. Informasi terakhir dari Wakil Sekretaris Satgas Covid Sikka Mohamad Daeng Bakir pemerintah tengah menyiapkan Gedung Sikka Convention Center (SCC) di Jalan Ahmad Yani sebagai tempat karantina terpusat.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru