Rapid Test Pasutri Nebe Ditunda Senin

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 13 April 2020 - 00:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 16 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung SCC, salah satu lokasi karantina di Kabupaten Sikka

Gedung SCC, salah satu lokasi karantina di Kabupaten Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Rapid test atau uji cepat terhadap pasangan suami istri dari Nebe Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka, ditunda pelaksanaannya Senin (13/4) besok pagi.

Petrus Herlemus, Jurubicara Satgas Covid Sikka yang dihubungi melalui telepon selular memastikan petugas kesehatan akan melakukan rapid test pada keesokan hari. Dia tidak membalas pertanyaan media ini terkait alasan penundaan rapit test.

Sebelumnya, Petrus Herlemus menyebutkan jadwal rapid test untuk pasutri asal Nebe pada Minggu (12/4) pukul 15.00 Wita. Pantauan media ini di Gedung SCC hingga pukul 17.30 Wita, tidak ada tanda-tanda pelaksanaan rapid test. Beberapa petugas keamanan yang bertugas di lokasi karantina massal ini memastikan tidak ada aktifitas rapid test.

“Iya ditunda besok,” jawab singkat Petrus Herlemus tanpa menyebutkan alasan penundaan.

Pasutri asal Nebe ini diketahui berinitial VF dan SRS. Keduanya dievakuasi dari kampung halaman, Sabtu (11/4) malam ke Maumere. Alasan evakuasi demi keamanan dan peneriksaan kesehatan.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

VF diketahui pernah berkontak fisik dengan EA, pria asal Kabupaten Alor yang terpapar positip Covid 19. VF dan EA bertemu di Bali. Hingga kini belum diketahui, bagaimana hubungan kedua orang ini.

Satgas Covid Sikka yang sudah mengetahui informasi kontak fisik itu, langsung mengamankan VF. Bersama VF, Satgas Covid juga mengamankan SRS, istri VF. Dua orang itu, kini menempati lokasi karantina di Gedung SCC.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru