Warga Karantina Mulai Mengeluh Kesulitan Air Minum Bersih

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 14 April 2020 - 07:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 243 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantuan air mineral dari Perkumlulan Pelajar Pemana, Senin(13/4)

Bantuan air mineral dari Perkumlulan Pelajar Pemana, Senin(13/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Sudah satu minggu 173 orang Kabupaten Sikka menjalani karantina massal. Warga karantina mulai mengeluh kesulitan air minum bersih.

Pantauan media ini, Senin (13/4) pagi di lokasi karantina di Gedung SCC, sejumlah keluarga datang memberikan bantuan. Dan bantuan yang paling sering disalurkan yakni air mineral dalam bentuk gelas dan botol.

Yang paling kelihatan ketika penyaluran bantuan dari Perkumpulan Pelajar Pemana (Pajarna) Kecamatan Alok. Setidaknya ada 10 dos air mineral disalurkan untuk 6 pelajar asal Desa Pemana yang sedang menjalankan karantina. Bantuan disalurkan oleh Nehru Marino Awal dan Harisuddin.

Kepada wartawan, Nehru Marino Awal mengaku membawa bantuan air mineral dalam bentuk banyak, karena rekan-rekannya yang sedang menjalani karantina mengeluhkan kesulitan air minum bersih.

“Mereka telepon dan sampaikan minta dibawa air minum, karena kesulitan air minum bersih. Ini dari hasil patungan pemuda dan pelajar asal Pemana, kami bawa air mineral secukupnya untuk kebutuhan mereka di sini,” ujar dia.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Kepala BPBD Sikka Mohammad Daeng Bakir yang ditemui terpisah, mengaku belum mendengar keluhan tentang kesulitan air minum bersih. Meski demikian, dia akan mengikuti perkembangan yang terjadi.

BPBD Sikka yang mengurusi logistik untuk warga karantina, kata dia, setiap hari menyalurkan 40 dos air mineral dalam bentuk gelas, dan 4 galon air minum bersih.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru