Maumere-SuaraSikka.com: Petugas kesehatan mengisolir 2 penumpang di Bandara Frans Seda Maumere. Keduanya datang dari Makasar menggunakan pesawat Wings Air.
Dua penumpang ini masing-masing YAS, laki-laki, 30 tahun dan LNE, perempuan, 28 tahun. Mereka berasal dari Desa Geliting Kecamatan Kewapante Kabupaten Sikka.
Di Makasar, YAS dan LNE tinggal di daerah Maros. Diduga di sekitar tempat tinggal mereka, 2 minggu lalu ada korban meninggal akibat positip Covid 19.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedatangan 2 orang ini diketahui petugas kesehatan setelah mendapat informasi dari seseorang. Berdasarkan informasi tersebut, petugas kesehatan langsung ambil langkah-langkah sesuai protokoler kesehatan.
Pantauan media ini, sebuah ambulance sudah disiagakan di depan ruang kedatangan. Setelah semua penumpang turun, petugas mengecek identitas. Dua orang ini kemudian dinaikkan ke ambulance, dan langsung dievakuasi ke Posko Satgas Covid Sikka di Kantor Dinas Kesehatan Sikka.
Petugas kesehatan di Posko mengambil data-data diri YAS dan LNE, termasuk riwayat kesehatan dan perjalanan. Keduanya mengaku dalam kondisi sehat, tidak mengalami flu, batuk, dan sesam napas. Selama 2 bulan terakhir ini, mereka hanya di kos saja karena belum ada pekerjaan.
Terkait informasi bahwa ada tetangga mereka yang meninggal akibat positip Covid, keduanya mengaku tidak tahu. Menurut mereka selama ini tidak ada tetangga yang meninggal.
Informasi yang simpang siur ini, membuat petugas kesehatan terpaksa harus menelusuri lagi informasi yang pasti. Hingga kini 2 penumpang itu masih berada di posko. Keduanya siap menjalani karantina mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing.*** (eny)















