Satu Warga Madawat Kembali Lagi ke Lokasi Karantina Massal

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 24 April 2020 - 15:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 24 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Alok sedang memberikan penjelasan kepada warga karantina yang hendak kembali ke wilayah Kecamatan Alok, Jumat (24/4)

Camat Alok sedang memberikan penjelasan kepada warga karantina yang hendak kembali ke wilayah Kecamatan Alok, Jumat (24/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Baru saja dipulangkan ke rumahnya, Jumat (24/4), satu warga Kelurahan Madawat Kecamatan Alok Kabupaten Sikka, kembali lagi ke lokasi karantina massal di Gedung SCC di Jalan Ahmad Yani.

Informasi yang sempat diterima media ini, dikabarkan pemuda tersebut ditolak warga sekitar. Ternyata setelah ditelusuri, pelajar sebuah sekolah di Kota Maumere ini, mengaku rumahnya tidak layak untuk mendukungnya menjalani karantina mandiri.

Pelajar berusia 17 tahun itu kurang lebih 2 jam berada di rumahnya, setelah dipulangkan pemerintah daerah setempat. Dia mengambil keputusan untuk kembali lagi ke Gedung SCC, menjalani karantina di tempat itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lurah Madawat Charles Idung yang dihubungi di Gedung SCC, mengaku mengantar kembali pemuda tersebut ke Gedung SCC. Dia membonceng pemuda tersebut dengan sepeda motornya.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

“Dia telepon saya, dan minta diantar kembali ke Gedung SCC. Dia sampaikan alasannya, dan saya sependapat. Lalu saya antar kembali ke lokasi karantina,” jelas Charles Idung.

Menurut Charles Idung, pemuda ini berkeyakinan tidak bisa menjalankan karantina mandiri secara maksimal di rumahnya di RT/RW 004/016. Alasannya karena rumahnya berukuran kecil, dengan 5 orang penghuni. Sementara hanya terdapat 2 kamar tidur di rumah itu.

“Dia tinggal dengan neneknya. Di situ ada 2 kamar. Neneknya 1 kamar, lalu yang lain tidur 1 kamar. Jika dia harus kamar sendiri, berarti yang lain harus tidur di ruang tamu, dan praktis bersesakan,” cerita Charles Idung.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Lurah Madawat memahami kondisi ini, dan sependapat dengan keinginan pemuda tersebut untuk kembali melaksanakan karantina mandiri di Gedung SCC. Dengan penuh tanggung jawab, dia mengantar pemuda itu kembali ke lokasi karantina.

Dengan kembalinya pelajar ini ke lokasi karantina di Gedung SCC, maka terdapat 20 orang yang masih menjalani karantina di lokasi yang disiapkan pemerintah. Sebelumnya ada 19 orang yang belum pulang, yakni 8 dari Kecamatan Doreng, 6 dari Kecamatan Lela, 2 dari Kecamatan Alok, 2 dari Kecamatan Mapitara, dan 1 dari Kecamatan Nele.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru