Maumere-SuaraSikka.com: Evakuasi 9 warga Kabupaten Sikka yang positip corona, Sabtu (16/5) malam, berlangsung dramatis. Pria yang terpapar sempat melambaikan tangan kepada rekan-rekannya sebelum dibawa ke ruang isolasi.
Pria bertubuh pendek itu paling terakhir masuk ke Ambulance Gawat Darurat Khusus Covid. Setelah dia berada di atas ambulance, mobil itu pun langsung meluncur keluar dari lokasi karantina di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sikka.
Pantauan media ini, pria ini tampak tidak ada beban. Dia begitu bersemangat keluar dari kamarnya menuju ambulance.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia berjalan membawa barang-barangnya sambil melemparkan senyum. Sesekali dia mengganggu rekan-rekan warga karantina yang menyaksikan langsung proses evakuasi.
Sambil menunggu seorang terpapar yang sedang disemprot antiseptik, pria ini tampak asyik menelepon seseorang.
Terdengar dari kejauhan dia menyampaikan akan menuju ke ruang isolasi karena dinyatakan positip corona.
Bersama dengan pria ini, ada 3 orang lain yang juga dievakuasi. Mereka berempat ini dievakuasi gelombang yang kedua. Sebelumnya terlebih dahulu sudah dievakuasi 5 orang.
Proses evakuasi sempat mengalami kendala akibat perbedaan data nama orang yang terpapar.
Sebelumnya, pada saat konperensi pers, Jurubicara Satgas Covid Sikka menyebutkan salah satunya adalah warga Kelurahan Nangalimang Kecamatan Alok.
Ternyata dari data nama yang akan dievakuasi, terdapat nama warga Nangalimang. Justeru yang ada adalah nama warga Kelurahan Kota Baru Kecamatan Alok Timur.
Setelah dilakukan klarifikasi, akhirnya dipastikan warga Kota Baru merupakan satu di antara 9 orang yang terpapar virus corona. Proses evakuasi pun dilaksanakan dalam dalam dua gelombang.
Sebanyak 9 orang yang dievakuasi malam ini yakni 3 dari Kecamatan Alok, 3 dari Alok Timur, dan masing-masing 1 dari Hewokloang, Kewapante, dan Waiblama.
Hingga Sabtu (15/5) sudah 21 warga Kabupaten Sikka yang dinyatakan terpapar virus corona. Semuanya adalah Klaster Lambelu.
Kabupaten Sikka mengirimkan 71 sampel swab, dan yang sudah diperiksa sebanyak 51 sampel.
Sementara ini masih menunggu pemeriksaan 20 sampel, yang diperkirakan hasilnya akan diumumkan Minggu (17/5) besok.*** (eny)















