Ancaman Klaster Magetan, Kirim 2 Sampel, Semuanya Positip

0
28
Ancaman Klaster Magetan, Kirim 2 Sampel, Semuanya Positip
Seorang santri menuju tempat pengambilan swab di Gedung SCC beberapa waktu lalu

Maumere-SuaraSikka.com: Kabupaten Sikka mendapat ancaman dari Klaster Magetan. Hanya 2 sampel swab yang dikirim, ternyata semuanya positip.

Dua positip dari Klaster Magetan ini adalah warga Kelurahan Madawat Kecamatan Alok dam warga Kelurahan Beru Kecamatan Alok Timur. Usia mereka masih relatif muda, yakni 19 tahun dan 21 tahun.

Klaster Magetan ini sebelumnga tidak terdeteksi di Kabupaten Sikka. Saat itu Satgas Covid Sikka lebih terkonsentrasi menangani Klaster Lambelu dan Klaster Gowa.

Ihwal tentang Klaster Magetan baru diketahui setelah seorang penghuni Pondok Pesantren Al Fatah Magetan “terjaring” Satgas Covid Manggarai Timur. Pemuda berusia 19 tahun itu dipastikan reaktif rapid test.

Setelah ditelusuri ternyata santri ini akan kembali ke rumah orangtuanya di Maumere. Melalui koordinasi antar Satgas, akhirnya pemuda ini dijemput Ambulance Gawat Darat Khusus Covid milik Pemkab Sikka.

Satgas Covid Sikka langsung bertindak cepat menelusuri santri dari Ponpes Al Fatah yang sudah lebih dulu kembali ke Maumere. Kemudian ditemukan seorang santri lagi, yang dari hasil rapid test juga menunjukkan reaktif.

Dalam penelusuran selanjutnya, ditemukan lagi 4 orang santri dari Magetan. Mereka ini langsung dikarantina pada lokasi karantina terpusat di Gedung SCC.

Tim Kesehatan Satgas Civid Sikka telah mengambil sampel swab terhadap 4 orang ini bersama 14 santri dari Klaster Gresik dan Krincing, dan 1 pelaku perjalanan dari Kalimantan. Sebanyak 19 sampel swab sudah dikirim Minggu (17/5) pagi tadi ke Laboratorium WZ Yohanes di Kupang.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini