Maumere-SuaraSikka.com: Pemerintah Propinsi NTT memriotaskan Maumere sebagai tempat pemeriksaan swab test untuk wilayah Flores dan Lembata.
Sementara ini sedang dalam proses koordinasi dan komunikasi antara Kementeris Kesehatan dan Dinas Kesehatan NTT. Masalah yang terkendala adalah faktor transportasi udara yang hingga sekarang masih ditutup.
Jurubicara Satgas Covid NTT Domi Mere mengatakan Maumere menjadi prioritas, sehingga pengiriman sampel swab dari Flores dan Lembata, tidak perlu lagi ke Laboratorium Biomolekuler RSU WZ Yohanes Kupang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami harapkan ada lagi mesin Tes Cepat Molekuler. Sementara sedang difasilitasi Kemenkes. Dan kita akan alokasikan untuk Maumere TC supaya di regional Flores juga ada pemeriksaan cepat. Tidak perlu kirim lagi ke Kupang, karena menunggu agak lama,” terang Domi Mere di Bandara Frans Seda Maumere, Kamis (4/6).
Domi Mere menambahkan akan terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan Gugus Tugas Nasional dan Ditjen Pemberantasan Penyakit Kemenkes, sehingga secepatnya sudah ada Laboratorium TCM di Maumere.
“Kami koordinasi terus, dan kami harapkan secepatnya. Jika sudah ada kepastian, kami langsung kabarkan pada tempat pertama,” tambah dia.
Kendala yang terutama, kata Domi Mere, akibat ditutupnya transportasi udara. Karena, alasannya, pihaknya perlu mendatangkan khusus petugas teknis untuk menginstal mesin TCM.
Sementara ini, lanjut dia, Satgas Covid NTT sedang mempercepat penyelesaian pemeriksaan swab test di Laboratorium Biomolekuler RSU WZ Yoh Kupang.
Jika ada Laboratorium TCM di Maumere, maka pemeriksaan swab test bisa dilaksanakan lebih cepat, dan hasilnya pun diketahui lebih cepat.*** (eny)















