Larantuka-SuaraSikka.com: BPJS Kesehatan telah mengembangkan aplikasi Mobile Badan Usaha Versi 1.0. Sebagai langkah awal, BPJS Kesehatan Cabang Maumere memperkenalkan aplikasi ini kepada badan usaha di lingkup Kabupaten Flores Timur, Jumat (19/6) lalu.
Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memudahkan sumber daya manusia suatu badan usaha yang sudah terdaftar ke dalam program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), demi memperoleh informasi mengenai tagihan badan usaha.
Kepala Bidang Perluasan, Pengawasan dan Pemeriksaan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Maumere Rosaline Kolo menyampaikan pentingnya aplikasi Edabu Mobile untuk diketahui seluruh badan usaha register.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia berharap aplikasi ini akan memudahkan badan usaha terdaftar mengecek tagihan badan usaha, status peserta, riwayat pembayaran, tren pembayaran, data mutasi pekerjanya.
Aplikasi ini, lanjut dia, sangat menarik, karena bisa diakses melalui telepon genggam dengan mengunduh aplikasi pada handphone.
“Supaya nantinya semua badan usaha tidak perlu lagi repot melakukan cek tagihan atau status peserta melaui desktop, cukup melalui handphone saja sudah bisa,” jelas Rosaline Kolo.
Sosialisasi dihadiri perwakilan 30 badan usaha. Saat itu tidak hanya membahas cara mengakses, namun juga informasi penting mengenai regulasi terbaru tentang Program JKN-KIS.
Rosaline Kolo menambahkan bahwa dalam aplikasi ini, khusus bagi badan usaha yang sudah terdaftar, dapat secara langsung melakukan aktivasi masuk dengan menggunakan user dan password yang sudah ada.
“Apabila mengalami kendala atau lupa password maka akan dilakukan reset password yang link perubahan password akan dikirimkan melalui email masing-masing PIC badan usaha terdaftar,” tambahnya.
Suster Maria Nday, CIJ, sebagai salah satu perwakilan badan usaha register dari Badan Usaha Yayasan Bina Wirawan, mengapresiasi adanya aplikasi terbaru BPJS Kesehatan.
“Aplikasi Edabu Mobile versi 1.0 ini sangat mempemudah badan usaha. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, BPJS Kesehatan tetap memberikan informasi yang sangat penting kepada kami dengan memperhatikan protokol kesehatan,” ujar dia.
Biarawati ini berharap sistem yang dibangun BPJS Kesehatan dapat terus mempermudah para pelaku usaha dalam melakukan pelaporan kepada BPJS Kesehatan tanpa harus antri di kantor.
Tidak hanya di Kabupaten Flores Timur, sosialisasi aplikasi Edabu Mobiel Versi 1.0 juga dilaksanakan di Kabupaten Lembata dan Kabupaten Sikka. BPJS Cabang Maumere membawahi tiga kabupaten tersebut, dengan kantor cabang terletak di Maumere, ibukota Kabupaten Sikka.
Perlu diketahui, BPJS Kesehatan meluncurkan Aplikasi Mobile Badan Usaha pada 10 Juni 2020. Aplikasi ini sudah dilengkapi berbagai fitur di dalamnya, yang dapat memberikan kemudahan kepada badan usaha untuk mengakses layanan badan usaha.*** (eny)















