Biaya Persalinan Tidak Ada, JKN-KIS Jadi Penyelamat

0
7
Biaya Persalinan Tidak Ada, JKN-KIS Jadi Penyelamat
Susana Vinpina Sina

Maumere-SuaraSikka.com: Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) menjadi penyelamat bagi seorang ibu yang ketiadaan biaya persalinan anak pertamanya.

Adalah Susana Vinpina Sina, yang mengalami itu. Dia bersyukur sekali JKN-KIS telah membantunya dari lilitan masalah biaya persalinan.

Warga Magendero Desa Magepanda Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka Propinsi NTT ini terdaftar sebagai peserta JKN-KIS pada segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD. Iuran setiap bulan ditanggung APBD Kabupaten Sikka.

Saat sedang hamil, perempuan muda ini sempat pening memikirkan biaya persalinan. Sebagai keluarga petani dengan penghasilan tidak menentu, Vin dan suami bergulat dengan rasa kuatir. Keduanya tidak punya cukup uang untuk membayar rumah sakit.

Alih-alih sedang dalam kebingungan, Vin mendapat informasi dari tetangganya bahwa program JKN-KIS menanggung biaya persalinan peserta.

“Tetangga sampaikan hanya dengan menunjukkan KIS, semua biaya persalinan akan dibayar oleh BPJS Kesehatan,” ujarnya mengulang informasi dari tetangga.

Mendapat informasi tersebut, Vin lalu memastikan keberadaan KIS miliknya. Dia menyimpannya secara baik untuk kelak digunakan saat berobat pada fasilitas kesehatan.

Belum puas dengan kebenaran informasi dari tetangga, Vin lalu menuju Kantor BPJS Cabang Maumere di Jalan Wairklau. Dia baru merasa yakin setelah petugas di kantor itu membenarkan informasi yang dia dengar dari tetangganya.

“Ternyata informasi tersebut benar. Informasi benar-benar kabar gembira. Bersyukur sekali saya menjadi peserta JKN-KIS,” ungkapnya senang.

Jadilah Vin dan suaminya tidak lagi memikirkan biaya persalinan. Pasutri ini mulai konsentrasi dan fokus mempersiapkan kelahiran.

Vin mengatakan program JKN-KIS seumpama negara hadir di tengah-tengah masyarakat. Ini membuktikan bahwa pemerintah benar-benar menaruh perhatian yang besar dalam hal kesehatan masyarakat.

Berulang kali Vin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program.

Dia berharap program ini terus dilanjutkan secara berkesinambungan karena sangat membantu masyarakat yang kurang mampu.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini